10 Fitur Google Maps yang Jarang Diketahui, Ada Gemini AI
Google Maps punya banyak fitur yang jarang diketahui, mulai dari Gemini, AR, Street View, Lists hingga Immersive View. Simak 10 fitur yang wajib dicoba.
Rose Blackpink dan Bruno Mars./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA— Rosé BLACKPINK dilaporkan menolak tawaran iklan bernilai fantastis dari sebuah merek teh ternama asal China. Nilai kontrak yang ditawarkan mencapai sekitar 10 miliar won atau setara Rp100 miliar.
Keputusan tersebut menjadi sorotan karena datang ketika posisi Rosé sebagai penyanyi solo sekaligus figur global tengah berada di level tinggi.
Laporan mengenai tawaran tersebut pertama kali diberitakan The Korea Herald dan kemudian dikutip sejumlah media Korea. Menurut laporan itu, Rosé mendapat tawaran menjadi model iklan sebuah merek teh China dengan nilai sekitar US$7,2 juta atau sekitar 10 miliar won.
Namun, tawaran tersebut akhirnya tidak diterima Rosé.
Tidak diketahui secara rinci alasan Rosé menolak kontrak bernilai fantastis tersebut. Pihak Rosé maupun manajemennya juga belum memberikan pernyataan resmi terpisah mengenai kabar tersebut.
Keputusan Rosé semakin menarik perhatian karena bukan hanya tawaran iklan dari merek China yang dikabarkan tidak berlanjut.
Ia juga disebut sempat menjalani pembicaraan selama hampir satu tahun dengan sebuah merek sampanye ternama untuk mengembangkan produk edisi khusus yang menggunakan namanya.
Proyek tersebut bahkan telah melalui proses pembahasan yang cukup panjang. Namun, kerja sama akhirnya tidak mencapai tahap final.
Salah satu persoalan yang disebut menjadi penyebabnya adalah desain botol sampanye yang diajukan.
Rosé dikabarkan tidak puas dengan desain tersebut karena dinilai belum sesuai dengan standar estetika yang diinginkannya. Akibatnya, proyek kolaborasi yang telah dibahas hampir setahun itu pun tidak berlanjut.
Bukan Sekadar Soal Uang
Dua keputusan tersebut kemudian memunculkan pembicaraan mengenai semakin besarnya nilai tawar Rosé di industri hiburan global.
Setelah kesuksesan lagu “APT.” bersama Bruno Mars, Rosé tidak lagi hanya dikenal sebagai salah satu anggota BLACKPINK. Karier solonya juga semakin mendapatkan perhatian di pasar internasional.
“APT.” menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier tersebut. Lagu kolaborasi Rosé dan Bruno Mars itu meraih kesuksesan besar di berbagai tangga lagu dunia dan ikut memperkuat posisi Rosé sebagai artis dengan daya jual global.
Kondisi tersebut membuat keputusan Rosé untuk menolak tawaran bernilai besar menjadi lebih menarik. Ketika seorang artis memiliki banyak pilihan komersial, pertimbangan kerja sama tidak selalu berhenti pada besarnya bayaran.
Dalam kasus Rosé, laporan industri menunjukkan adanya perhatian besar terhadap bagaimana sebuah produk yang menggunakan nama dan citranya ditampilkan kepada publik.
Hal tersebut juga sejalan dengan penilaian sejumlah pengamat industri yang melihat Rosé kini memiliki ruang lebih besar untuk menentukan proyek yang sesuai dengan identitasnya sebagai artis.
The Korea Herald bahkan mengutip seorang sumber industri yang menggambarkan salah satu anggota BLACKPINK sebagai sosok yang semakin “cerewet” dalam memilih kerja sama. Dalam konteks Rosé, sikap tersebut dinilai bukan semata-mata negatif, tetapi menunjukkan semakin besarnya kendali seorang artis terhadap nama, citra, dan karya yang dibawanya.
Dengan kata lain, popularitas global memberikan Rosé kemampuan untuk mengatakan tidak terhadap tawaran yang sebelumnya mungkin sulit ditolak oleh banyak artis.
Rosé Semakin Selektif
Karier Rosé bersama BLACKPINK dimulai pada 2016. Ia kemudian memperluas aktivitasnya sebagai penyanyi solo dan merilis album “rosie” pada Desember 2024.
Kolaborasinya dengan Bruno Mars melalui “APT.” kemudian menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan solonya. Kesuksesan tersebut memperluas jangkauan namanya sekaligus meningkatkan daya tawarnya di luar industri K-pop.
Karena itu, kabar mengenai penolakan tawaran iklan sekitar Rp100 miliar tidak hanya menarik perhatian karena nominalnya.
Bagi industri hiburan, keputusan tersebut memperlihatkan bagaimana artis dengan kekuatan merek personal yang besar dapat semakin selektif dalam menentukan produk yang akan dikaitkan dengan namanya.
Hal serupa terlihat dari proyek sampanye yang tidak berlanjut meski pembicaraan telah berlangsung hampir setahun. Desain produk menjadi salah satu pertimbangan yang disebut cukup penting hingga kerja sama akhirnya batal.
Meski demikian, perlu digarisbawahi bahwa seluruh informasi mengenai dua proyek tersebut masih berasal dari laporan media dan sumber industri. Hingga pemberitaan ini disusun, Rosé maupun perwakilannya belum memberikan konfirmasi resmi mengenai alasan penolakan tawaran iklan maupun gagalnya proyek sampanye tersebut.
Terlepas dari benar atau tidaknya seluruh spekulasi yang berkembang, satu hal menunjukkan perubahan besar dalam posisi Rosé. Kesuksesan “APT.” telah membuat namanya memiliki nilai komersial yang sangat tinggi.
Namun, berdasarkan laporan terbaru, nilai kontrak bukan satu-satunya pertimbangan. Citra, kendali atas identitas sebagai artis, dan kesesuaian sebuah produk dengan standar pribadinya disebut menjadi bagian penting dari keputusan Rosé.
Bagi seorang bintang global, kemampuan untuk memilih proyek yang ingin diterima—bahkan ketika harus menolak tawaran bernilai sekitar Rp100 miliar—menjadi tanda lain dari semakin kuatnya posisi sebuah nama di industri hiburan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google Maps punya banyak fitur yang jarang diketahui, mulai dari Gemini, AR, Street View, Lists hingga Immersive View. Simak 10 fitur yang wajib dicoba.
Range Rover Electric resmi meluncur: SUV listrik flagship dengan 542 hp, baterai 118,5 kWh, jarak 600 km, dan kemampuan wading 90 cm. Harga mulai Rp2,17 miliar.
MotoGP 2027 memasuki era mesin 850cc. Simak jadwal tes Valencia, Sepang, Buriram, serta daftar pebalap dan empat kursi yang masih kosong.
London dibuat kewalahan menghadapi supercar berpelat negara-negara Teluk yang memenuhi kawasan elite setiap musim panas. Bukan karena harga Ferrari atau Lamborg
Jadwal bola malam ini, Kamis (3/9/2026), menghadirkan laga penting Timnas Indonesia U20 melawan Laos U20 di Kualifikasi Piala Asia U20 2027. Simak jadwal lengka
Yoga atau Pilates, mana yang lebih cocok? Kenali perbedaan manfaat, fokus latihan, dan cara memilih olahraga sesuai tujuan kebugaran Anda.