Prabowo Terima 250 Anggota Kadin, Diberi Laporan Investasi Tembus Rp2.000 Triliun
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Kadin melaporkan investasi domestik hampir Rp2.000 triliun.
Elon Musk - Royal Society/Wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA—Elon Musk memperluas bisnis turbin gas untuk memenuhi kebutuhan listrik pusat data kecerdasan artifisial (AI) miliknya. Ekspansi tersebut berlangsung ketika perusahaan AI miliknya, xAI, menghadapi gugatan federal terkait dugaan polusi udara ilegal dari puluhan turbin gas yang digunakan untuk mengoperasikan superkomputer Colossus di Memphis, Tennessee.
Menurut laporan Tom's Hardware, Musk menginvestasikan US$1 miliar untuk mengakuisisi perusahaan penyewaan turbin gas dan diesel portabel. SpaceX juga mengumumkan rencana memproduksi bilah turbin sendiri untuk mengatasi kelangkaan pasokan di industri tersebut.
Turbin gas merupakan generator pembangkit listrik yang membakar gas alam untuk menghasilkan energi secara instan tanpa harus tersambung dengan jaringan listrik utama. Teknologi tersebut menjadi salah satu pilihan perusahaan data center AI yang membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah besar tanpa menunggu pembangunan infrastruktur listrik permanen yang dapat memerlukan waktu bertahun-tahun.
xAI Digugat karena Turbin Gas
Ekspansi penggunaan turbin tersebut berlangsung setelah NAACP menggugat xAI dan anak perusahaannya, MZX Tech, pada 14 April 2026.
Dalam gugatan tersebut, NAACP menuduh xAI mengoperasikan 27 turbin gas metana tanpa izin udara di Southaven, Mississippi. Turbin tersebut digunakan untuk menggerakkan Colossus 2.
NAACP dalam perkara tersebut diwakili Southern Environmental Law Center dan Earthjustice. Direktur Penegakan Earthjustice Laura Thoms mengatakan perusahaan maupun industri tidak memiliki kebebasan untuk mencemari udara masyarakat sekitar.
“Tidak ada perusahaan maupun industri yang memiliki kebebasan untuk mencemari udara kita,” ujarnya.
Fasilitas tersebut diperkirakan menjadi sumber industri Nitrogen Oksida (NOx) terbesar di kawasan Memphis raya. Kawasan tersebut sebelumnya telah gagal memenuhi standar kabut asap nasional.
Berdasarkan berbagai sumber yang dilansir dalam laporan tersebut, fasilitas xAI berpotensi menghasilkan emisi hingga 180 ton partikel halus dan 19 ton formaldehida karsinogenik setiap tahun.
Pada Mei 2026, NAACP mengajukan permohonan injunksi awal atau perintah penghentian sementara untuk menghentikan dugaan polusi udara ilegal dari pembangkit listrik pribadi xAI. Permohonan itu diajukan setelah peringatan resmi telah disampaikan sejak Februari.
Dalam perkembangan berikutnya, NAACP menuduh xAI justru menambah lebih banyak turbin yang disebut tidak memiliki izin. Penambahan tersebut dinilai organisasi itu berpotensi meningkatkan emisi yang diterima komunitas sekitar.
DOJ Bela SpaceX
Kasus tersebut kemudian melibatkan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada Juni 2026. DOJ turun tangan membela SpaceX dan meminta pengadilan federal di Mississippi membatalkan gugatan yang diajukan NAACP.
Dalam permohonannya, DOJ menuduh organisasi tersebut mengancam keamanan nasional, ekonomi, dan energi Amerika Serikat.
Perselisihan hukum tersebut terjadi bersamaan dengan meningkatnya kebutuhan energi industri data center AI di Amerika Serikat. Kebutuhan listrik yang besar membuat sejumlah perusahaan mencari sumber energi alternatif karena pembangunan infrastruktur listrik permanen berjalan lebih lambat.
Tom's Hardware melaporkan konsumsi gas alam untuk kebutuhan data center AI di AS diproyeksikan dapat mencapai 15 miliar kaki kubik per hari pada 2035. Angka tersebut akan menempatkan AS sebagai negara kelima terbesar pengguna gas alam di dunia.
Data Center AI Beralih ke Turbin Portabel
Fenomena penggunaan turbin gas tidak hanya terjadi pada xAI. Sejumlah proyek data center AI di Amerika Serikat dilaporkan menghadapi penundaan akibat pembangunan infrastruktur listrik yang tidak cukup cepat mengikuti kebutuhan industri.
Turbin gas portabel kemudian menjadi salah satu solusi yang digunakan untuk menyediakan listrik secara lebih cepat di lokasi data center. Perusahaan dapat menggunakannya tanpa harus sepenuhnya menunggu tersedianya jaringan listrik permanen.
Namun, meningkatnya permintaan terhadap turbin tersebut turut berdampak pada rantai pasokan industri lain. Kebutuhan turbin untuk data center AI disebut memperparah kelangkaan mesin jet yang sebelumnya telah terjadi di industri penerbangan.
Kondisi itu terjadi karena industri turbin pembangkit listrik dan penerbangan sama-sama bergantung pada sejumlah komponen yang serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Kadin melaporkan investasi domestik hampir Rp2.000 triliun.
Oase Malioboro hadir sebagai destinasi wisata baru di Jogja dengan pertunjukan seni, budaya Jawa, teknologi imersif, dan ruang hijau.
Simulasi UMP 2027 jika naik 9,5% menempatkan upah minimum Jogja sebesar Rp2,64 juta. Cek proyeksi 38 provinsi lainnya.
Cheers Water mendukung Erafone Run 2026 di Museum Gunungapi Merapi dengan menyediakan air mineral dan fasilitas water station untuk memenuhi kebutuhan hidrasi r
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (1/11/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Sebanyak 4.500 pelari mengikuti Erafone Run 2026 Jogja Series di Museum Gunungapi Merapi dengan konsep Sunset Road Run yang memadukan olahraga, wisata, hiburan,