KAI Daops 4 Semarang Angkut 269.723 Ton Barang hingga September 2026

Newswire
Newswire Minggu, 11 Oktober 2026 20:37 WIB
KAI Daops 4 Semarang Angkut 269.723 Ton Barang hingga September 2026

Aktivitas kereta api angkutan barang. dok/KAI Daop 6)

Harianjogja.com, SEMARANG—PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencatat pertumbuhan volume angkutan barang sebesar 21,66% selama Januari hingga September 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total barang yang diangkut melalui layanan tersebut mencapai 269.723 ton.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan capaian tersebut meningkat sekitar 48.000 ton dibandingkan volume angkutan barang pada Januari-September 2025 yang tercatat sebanyak 221.714 ton.

"Naik sekitar 48 ribu ton dibanding semester III 2025 yang mencapai 221.714 ton," katanya di Semarang, Minggu (11/10/2026).

Menurut Luqman, peningkatan volume angkutan barang menunjukkan perkembangan positif layanan logistik kereta api di wilayah Daop 4 Semarang. KAI terus mengoptimalkan operasional untuk memenuhi kebutuhan distribusi barang sekaligus memperkuat kerja sama dengan para mitra usaha.

KAI Operasikan Rata-Rata 28 Kereta Barang per Hari

Luqman menjelaskan KAI Daop 4 Semarang rata-rata mengoperasikan 28 perjalanan kereta barang setiap hari. Layanan tersebut mengangkut beragam komoditas, mulai dari barang retail, peti kemas, semen, hingga bahan bakar minyak (BBM).

Jaringan perjalanan kereta barang itu menghubungkan berbagai pusat distribusi di Pulau Jawa. Dengan konektivitas tersebut, layanan kereta api menjadi salah satu pilihan bagi pelaku usaha untuk mengirimkan barang sesuai kebutuhan distribusi dan rantai pasok.

KAI juga mengandalkan pola perjalanan yang terjadwal untuk membantu pengguna jasa merencanakan pengiriman secara lebih terukur. Kepastian jadwal menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran distribusi komoditas bagi sektor industri maupun perdagangan.

Dari sisi operasional, layanan angkutan barang didukung sejumlah kereta api dengan jaringan relasi antardaerah. Jaringan tersebut memungkinkan pengiriman berbagai jenis komoditas melalui jalur rel yang menghubungkan sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

KAI Perkuat Kerja Sama dengan Mitra Logistik

Untuk mempertahankan pertumbuhan angkutan barang, KAI Daop 4 Semarang terus melakukan evaluasi operasional dan meningkatkan koordinasi dengan para mitra. Perusahaan juga berupaya mengembangkan peluang kerja sama untuk memperluas pemanfaatan layanan kereta api dalam kegiatan logistik.

"Kami terus berupaya mengoptimalkan operasional dan memperkuat kolaborasi dengan para mitra agar layanan angkutan barang dapat mendukung kebutuhan distribusi secara andal dan terencana," katanya pula.

Luqman menambahkan, optimalisasi layanan diharapkan dapat menjaga kelancaran pengiriman berbagai komoditas. Upaya tersebut sekaligus ditujukan untuk memperkuat kontribusi transportasi kereta api dalam mendukung aktivitas industri dan perdagangan.

Pertumbuhan volume angkutan barang hingga September 2026 menjadi salah satu indikator perkembangan layanan logistik KAI Daop 4 Semarang. Ke depan, peningkatan koordinasi dengan mitra dan pengelolaan operasional akan terus didorong agar layanan dapat memenuhi kebutuhan distribusi secara berkelanjutan.

Dengan layanan yang terjadwal dan jaringan antardaerah, kereta api diharapkan tetap menjadi alternatif transportasi barang bagi pelaku usaha yang membutuhkan pengiriman terencana di tengah aktivitas rantai pasok yang terus berjalan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online