Bulog Tambah 150.000 Ton Jagung SPHP, Peternak Bisa Beli Rp5.500 per Kg

Newswire
Newswire Rabu, 21 Oktober 2026 07:17 WIB
Bulog Tambah 150.000 Ton Jagung SPHP, Peternak Bisa Beli Rp5.500 per Kg

Jagung. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Perum Bulog menambah alokasi 150.000 ton jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung Tahap II untuk membantu peternak mikro mendapatkan bahan baku pakan dengan harga terjangkau.

Dalam program tersebut, Bulog menetapkan harga jagung sebesar Rp5.000 per kilogram di gudang perusahaan. Sementara itu, harga maksimal di tingkat peternak melalui koperasi ditetapkan Rp5.500 per kilogram.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyaluran tahap kedua dilakukan bersamaan dengan percepatan penyelesaian sisa distribusi SPHP Jagung Tahap I.

“Bulog berkomitmen memastikan penyaluran SPHP Jagung berjalan optimal dan tepat sasaran. Kami terus mempercepat penyelesaian sisa penyaluran SPHP Jagung Tahap I, sekaligus menjalankan tambahan penugasan Tahap II sebanyak 150.000 ton,” kata Rizal dalam keterangan resmi, Senin (19/10/2026).

Penyaluran SPHP Jagung Tahap II mulai digencarkan pada Senin (19/10/2026). Adapun realisasi penyaluran tahap pertama telah mencapai 84,43%.

Peternak Mikro Jadi Prioritas Penyaluran Jagung SPHP

Bulog memprioritaskan peternak mikro dalam distribusi jagung SPHP Tahap II. Penyaluran melalui koperasi dioptimalkan agar pasokan menjangkau peternak rakyat yang membutuhkan dukungan untuk mempertahankan keberlangsungan usaha.

Rizal mengatakan percepatan distribusi dilakukan agar jagung pakan dengan harga terjangkau dapat diakses secara lebih merata oleh peternak di berbagai wilayah Indonesia.

Dia berharap program tersebut dapat meningkatkan efisiensi usaha peternakan rakyat, menjaga keberlanjutan produksi, serta memperkuat ekosistem pangan nasional.

Biaya pakan menjadi salah satu komponen penting dalam struktur biaya produksi peternakan. Karena itu, penyediaan jagung dengan harga terjangkau diharapkan membantu peternak mengelola biaya usaha.

Tambahan 150.000 Ton untuk Peternak Unggas UMKM

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan tambahan alokasi 150.000 ton jagung SPHP ditujukan bagi peternak unggas skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bukan perusahaan atau pabrik besar.

“Bulog punya jagung. Kita minta nanti jagungnya itu SPHP jagung 150.000 ton untuk men-supply itu peternak-peternak yang UMKM. Bukan yang pabrik besar,” kata Zulhas dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai tambahan pasokan diperlukan untuk membantu menjaga harga jagung selama musim paceklik.

Stok jagung yang dimiliki Bulog nantinya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan peternak menengah ke bawah. Melalui tambahan alokasi tersebut, pemerintah berharap akses jagung pakan bagi peternak unggas nonkorporasi semakin terjamin sekaligus membantu meredam tekanan harga bahan baku pakan di tingkat peternak.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online