BRI Dorong Pedagang Pasar Kranggan Jogja Pakai QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis
BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro mendorong digitalisasi UMKM Pasar Kranggan melalui sosialisasi QRIS untuk transaksi yang praktis dan aman.
Meet The Investors #3 di Jogja mempertemukan 79 usaha dengan sekitar 30 investor, dengan potensi pendanaan hingga Rp120 miliar per startup. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 79 pelaku usaha terpilih bertemu langsung dengan sekitar 30 investor dalam ajang Meet The Investors #3 yang berlangsung selama dua hari di GIK UGM, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang digelar untuk ketiga kalinya sejak 2024 ini menjadi wadah bagi pengusaha lokal untuk membuka akses pendanaan sekaligus memperluas jejaring bisnis.
Event Director Meet The Investors #3, Ray Rezky Ananda, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari persoalan akses pendanaan yang dihadapi pengusaha di Jogja dan sekitarnya. Untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pemilik modal, Asosiasi Pengusaha Kreatif Jaya berinisiatif menghadirkan investor dari Jakarta hingga luar negeri.
Menurut Ray, respons peserta dan investor terus meningkat dari tahun ke tahun. "Alhamdulillah responsnya positif sekali dan bagus, sehingga ini dari tahun ke tahun itu terus-terus meningkat secara jumlah investor ataupun pesertanya," ujar Ray Rezky Ananda, Kamis (22/10/2026).
Penyelenggara berharap pertemuan tersebut dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi Jogja melalui masuknya investasi ke berbagai sektor usaha.
Dua Hari dengan Agenda Berbeda
Meet The Investors #3 dibagi menjadi dua agenda utama, yakni Investor Day dan Knowledge Day. Keduanya dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan pelaku usaha, mulai dari mereka yang siap mencari pendanaan hingga yang masih ingin memperdalam pengetahuan bisnis.
Pada hari pertama, Investor Day menghadirkan sesi investor speed dating yang diselenggarakan secara inklusif dan gratis. Dari 219 entitas usaha yang mendaftar, sebanyak 79 usaha lolos kurasi untuk bertemu langsung dengan sekitar 30 investor.
Dalam sesi tersebut, setiap pengusaha mendapat waktu 12 menit untuk mempresentasikan bisnisnya secara bergantian di meja investor. Rangkaian kegiatan hari pertama juga dilengkapi networking dinner eksklusif pada malam hari untuk membangun hubungan antara pengusaha dan investor dalam suasana yang lebih santai.
Adapun hari kedua dikemas sebagai Knowledge Day. Agenda ini menyasar pelaku ekosistem bisnis di Jogja yang belum siap bertemu investor dan ingin memperkuat pengetahuan mereka terlebih dahulu.
Knowledge Day menghadirkan dua kegiatan, yaitu bisnis talkshow dan collaboration class. Bisnis talkshow tercatat diikuti 633 pendaftar, sedangkan collaboration class menjaring 792 pendaftar yang terbagi dalam 22 sesi. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut melibatkan 22 narasumber collaboration class dan 22 pengisi talkshow.
Kuliner, Fesyen, dan Teknologi Mendominasi
Ray menjelaskan, peserta Meet The Investors #3 berasal dari berbagai sektor usaha. Namun, industri makanan dan minuman atau F&B, fesyen, serta teknologi menjadi sektor yang mendominasi.
Besarnya partisipasi sektor kreatif tersebut, menurut Ray, tidak terlepas dari tingginya aktivitas anak muda di Jogja. Meski demikian, kegiatan ini tidak hanya menyasar pengusaha muda, tetapi juga melibatkan pelaku usaha senior.
Ray menambahkan, para investor memberikan apresiasi terhadap antusiasme dan semangat para pengusaha di Jogja. Semangat tersebut dinilai terlihat dari peserta dengan rentang usia yang beragam.
Potensi Investasi hingga Rp120 Miliar per Startup
Pertemuan dengan investor tidak serta-merta menghasilkan transaksi dalam waktu singkat. Ray menjelaskan, proses investasi membutuhkan sejumlah tahapan, termasuk uji tuntas atau due diligence, sebelum pendanaan dapat direalisasikan.
Pada penyelenggaraan sebelumnya, terdapat pembicaraan bisnis yang telah memasuki tahap penawaran dengan nilai sekitar Rp50 miliar untuk satu perusahaan.
"Jadi memang tidak prosesnya cepat, tetapi Meet The Investors menjadi tempat buat awalan mereka ketemu dengan investor," terang Ray.
Besaran potensi pendanaan yang dibawa investor dalam kegiatan ini bervariasi. Untuk usaha pada tahap awal atau early stage, pendanaan yang tersedia berkisar Rp500 juta hingga Rp1 miliar.
Sementara itu, investor berskala besar memiliki kesiapan pendanaan senilai Rp50 miliar hingga Rp120 miliar per perusahaan rintisan atau startup. Angka tersebut menunjukkan besarnya rentang pendanaan yang dapat dijajaki pelaku usaha sesuai kebutuhan dan tahapan bisnis mereka.
Selain mempertemukan pengusaha dengan investor dari luar daerah maupun luar negeri, kegiatan ini juga mendorong keterlibatan investor individu dari Jogja. Mereka mulai berpartisipasi dengan menanamkan modal pada perusahaan rintisan lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro mendorong digitalisasi UMKM Pasar Kranggan melalui sosialisasi QRIS untuk transaksi yang praktis dan aman.
KPK menahan tujuh tersangka dugaan korupsi proyek jalan di Sumut periode 2023–2025. Komitmen fee diduga mencapai 4% untuk pejabat tertentu.
Kekeringan di Kulonprogo belum berakhir. BPBD mencatat 86 kebakaran lahan dan hutan serta menyalurkan 685 tangki air bersih.
Survei Kadin mencatat minat investasi pengusaha turun menjadi 32,4% pada kuartal III/2026. Sentimen usaha mikro merosot menjadi 20%.
Bank Jateng menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan investasi dan pengembangan dunia usaha di Jawa Tengah melalui penyediaan layanan perbankan
Meet The Investors #3 di Jogja mempertemukan 79 usaha dengan sekitar 30 investor, dengan potensi pendanaan hingga Rp120 miliar per startup.