http://images.harianjogja.com/2013/01/apel-merah-321x310.jpg" alt="" width="321" height="310" />JOGJA – Larangan impor buah membuat harga buah melambung tinggi. Harga buah lokal pun ikut naik, meski kenaikannya tidak terlalu tinggi.
Dari pantauan harianjogja.com di sejumlah kios buah di Jogja, harga buah impor naik sekitar 20% hingga 30%. Salah satunya di kios Dunia Buah Matras yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kotabaru. Di kios ini Apel Merah Washington harganya mencapai Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogram.
“Harga sebelumnya Rp20.000. Paling mahal Rp22.000 per kilogram,” ujar Yulianti, pemilik kios buah yang berada di kompleks stadion Kridosono, Selasa (29/1).
Yuli mengaku kenaikan harga buah impor memang sudah mulai dirasakan setelah Natal tahun lalu. Bahkan kenaikan harga buah impor yang cukup tinggi, turut mempengaruhi harga buah lokal.
“Kalau buah impor naik, buah lokal juga ikut naik. Tapi memang tidak banyak,” paparnya.
Sementara itu, Haryati salah satu karyawan toko buah Mbak Sam di kompleks pedagang buah jalan Colombo mengungkapkan kenaikan harga buah juga membuat jumlah buah parsel menyusut.
“Kami tidak naikkan harga parsel tapi mengurangi jumlah buah,” papar Haryati.
Beberapa jenis buah impor yang harga cukup tinggi selain apel, adalah anggur dan jeruk. Anggur yang diimpor dari Amerika harganya semula Rp40.000 kini mencapai Rp60.000 bahkan hingga Rp65.000 per kilogram. Sedangkan Jeruk Sunkies dari harga sebelumnya hanya Rp25.000 sekarang mencapai Rp30.000 per kilogramnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: