Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
JAKARTA–Toyota Motor Corp akan melakukan recall terhadap 1,1 juta mobil di pasar global yang terbukti mengalami kecatatan. Recall tersebut termasuk 752.000 unit Corolla dan Corrola Matrix di Amerika Serikat yang memiliki masalah di sistem airbag.
Seperti dilansir Reuters, cacat dalam komponen airbag tersebut telah menyebabkan luka ringan dalam 18 kasus yang tercatat dilaporkan. Juru bicara Toyota Naoto Fuse mengatakan dua kecelakaan diantaranya dilaporkan diluar Jepang, walau Toyota belum bisa mengkonfirmasi hal tersebut.
“Sebuah chip IC dalam unit kontrol airbag dapat mengalami kerusakan ketika menerima gangguan listrik dari mobil lain sehingga menyebabkan airbag terbuka ketika tidak diperlukan,” jelas Fuse.
Toyota akan menambahkan filter sinyal elektrik pada modul kontrol airbag bagi mobil-mobil yang di-recall. Pihaknya berharap perbaikan tersebut akan memakan waktu satu jam atau satu setengah jam.
Secara terpisah, Toyota juga akan menarik 385.000 Lexus IS dan serinya, termasuk 270.000 Lexus IS di Amerika Serikat karena masalah wiper yang tidak bisa bekerja dalam cuaca tertentu. Perbaikan Lexus ini akan memakan waktu sekitar 30 menit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.