Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
http://images.harianjogja.com/2013/02/emas7-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" />JOGJA – Harga emas di toko Jogja turun sekitar Rp12.000 baik untuk emas lokal maupun logam mulia antam.
Pemilik Toko Emas Kuda Emas Ratna Setianingsih mengatakan harga emas lokal mencapai Rp508.000 per gram, dari harga sebelumnya Rp520.000 per gram. Sedangkan untuk logam mulia bersertifikat Antam Rp528.000 dari sebelumnya Rp540.000 per gram.
“Harga emas internasional kemarin (12/2/2013) turun signifikan hingga mencapai US$1.642 per troy ounce, imbasnya harga disini pun turun cukup drastis,” ujarnya saat ditemui di tokonya yang berlokasi di Jalan Laksda Adisutjipto, Rabu (13/2/2013).
Menurutnya, penurunan harga emas ini terjadi karena China sebagai pemain terbesar untuk emas, sedang mengalami libur panjang karena Imlek. Ia menambahkan, turunnya harga ini, diprediksi masih akan terjadi selama satu minggu ke depan atau selama China masih libur Imlek.
“Sehingga saat ini sebenarnya waktu yang tepat untuk berinvestasi atau membeli emas,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.