Harga Kedelai Impor Melambung, Rp10.000 Per Kilogram

Holy Kartika Nurwigati
Holy Kartika Nurwigati Sabtu, 24 Agustus 2013 05:25 WIB
Harga Kedelai Impor Melambung, Rp10.000 Per Kilogram

Soy beans are seen after being harvested in the outskirts of Gualeguaychu city, 230 km (143 miles) north of Buenos Aires, March 30, 2008. REUTERS/Andres Stapff

Harianjogja.com, JOGJA- Harga kedelai baik lokal maupun impor di wilayah Jogja terus melambung, mencapai Rp9.000 sampai Rp10.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya hanya Rp7.500 per kg.

Sri, salah satu pedagang kacang-kacangan di Pasar Beringharjo mengatakan harga kedelai makin merangkak naik.

“Bukan naik [harga kedelai], tapi ganti harga. Kedelai superior sudah Rp10.000 per kilo sekarang. Kalau yang biasa Rp9.000 sampai Rp9.500,” ujar Sri.

Tingginya harga kedelai di tingkat eceran ini juga mulai berpengaruh pada daya beli konsumen. Sri mengungkapkan pembeli eceran yang paling banyak bergantung adalah para pedagang susu kedelai kecil-kecilan.

Karena tingginya harga kedelai, jumlah yang harus dibeli pun harus dikurangi dan disesuaikan dengan budget yang ada.

“Pengecer kebanyakan yang biasa bikin susu kedelai, otomatis belinya dikurangi. Soalnya kalau mau beli yang lokal [kedelai] juga harganya tidak jauh berbeda, per kilo juga Rp9.000,” imbuh Sri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online