Karhutla Sumsel Kian Parah, Bakar 300 Hektare Lahan per Hari
Karhutla Sumsel membakar 200–300 hektare lahan per hari. Keterbatasan air dan kapasitas pemadaman menjadi kendala petugas di lapangan.
JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto BUNGA KPR-Deretan rumah di daerah Bolon, Karanganyar, Selasa (31/1). Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz berniat menurunkan suku bunga fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau KPR subsidi hingga 5% dengan alasan memperbanyak masyarakat memiliki rumah.
Harianjogja, JOGJA–Meski sedang ada pembahasan pencabutan subsidi rumah tapak melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada Maret 2015, Rumah Cerdas tetap meneruskan pembangunan rumah sejahtera tapak (RST)
CEO Rumah Cerdas, Danang Wahyubroto berharap pencabutan subsidi itu tidak dilakukan. Pasalnya masih banyak orang yang membutuhkan RST. Meskipun berharap subsidi tidak dicabut hingga kini pihaknya masih tetap akan mengembangkan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
"Pada 2014 ini kami tetap akan melanjutkan pembangunan 600 unit dengan lokasi yang sama di Kembang Putihan Guwosari Pajangan Kasihan Bantul. Sebelumnya Rumah Cerdas telah membangun sebanyak 400 unit RST yang pada tahun ini sudah siap huni," kata Danang.
Danang mengaku untuk pembangunan tahap pertama sudah sold out, selanjutnya akan dibangun lagi hingga totalnya mencapai 1.000 unit rumah tapak.
Mewujudkan ambisi tersebut, Rumah Cerdas telah menyediakan dana tidak kurang dari Rp20 miliar yang dibangun secara bertahap. Perumahan yang diberi nama Griya Kembang Putih membidik berbagai macam profesi.
Sesuai dengan kebijakan Kemenpera yang baru, harga rumah yang mendapat FLPP untuk zona satu, harga per unit RST Griya Kembang Putih pada tahap kedua dijual dengan harga Rp106 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla Sumsel membakar 200–300 hektare lahan per hari. Keterbatasan air dan kapasitas pemadaman menjadi kendala petugas di lapangan.
Mentan Amran menyiapkan 2 juta hektare rawa mineral untuk pangan. Tahap awal, pemerintah akan menggarap 500.000 hektare bersama TNI.
PJT II segera memulai proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede. Proyek Jatiluhur berkapasitas 80 MW masih dalam studi kelayakan.
BKPM mencabut IUP PT Kristalin Ekalestari di Papua setelah ditemukan pembukaan lahan tambang di kawasan hutan tanpa persetujuan kehutanan.
Pemkab Temanggung mengalokasikan Rp6,9 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi air tanah di empat lokasi yang ditargetkan rampung akhir 2026.
Sultan HB X mengingatkan Karang Taruna agar mengutamakan dampak nyata bagi warga melalui inovasi sosial, pemberdayaan, dan kolaborasi.