Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Juli 2026, Elon Musk Nomor Satu
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
Harianjogja.com, JOGJA—Kepala Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Agus Heruanto Hadna mengatakan penerapan kebijakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) harus mempertimbangkan aspek keadilan dan kewajaraan. Pemerintah didesak menggali lebih jauh persoalan tersebut.
Namun begitu, Hadna mengatakan penerapan kebijakan kenaikan listrik bagi industri dan rumah tangga yang memasang daya listrik cukup besar dinilai masih wajar. Dari hasil studi Indeks Perilaku Peduli Lingkungan (IPPL) 2012 yang dilakukan oleh PSKK UGM bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan, sebagian besar rumah tangga di Indonesia memasang daya listrik kurang dari 900 watt.
"Saya melihat, kenaikan TDL sebenarnya kurang berpengaruh langsung terhadap rumah tangga. Namun, lain cerita bagi industri, dan bisnis. Sikap mereka bisa jadi akan turut menaikkan harga-harga barang,” kata Hadna, Sabtu (21/6/2014).
Selain sektor industri dan bisnis, kenaikan TDL menurut Hadna menjadi dilematis pula bagi wilayah-wilayah seperti Indonesia bagian timur. Berbeda dengan wilayah-wilayah di Pulau Jawa yang relatif mudah mengakses listrik, di sana tidaklah demikian. Minimnya sumber serta pasokan listrik di beberapa daerah harus dipertimbangkan oleh pemerintah.
“Pertanyaannya kemudian apakah kenaikan TDL ini harus diberlakukan sama bagi tiap daerah? Bisa atau tidak jika subsidi pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan energi itu dialokasikan lebih besar ke daerah daerah yang sumber serta akses listriknya minim,” jelas Hadna lagi.
Peneliti PSKK UGM, Agus Joko Pitoyo menegaskan sebagian besar rumah tangga di Indonesia menggunakan listrik yang bersumber dari Perusahaan Listrik Negara, yakni 96,4%. Faktor yang menyebabkan penduduk di Jawa berperilaku tidak hemat listrik karena tingkat ekonomi dan ketersediaan fasilitas yang dimiliki oleh rumah tangga relatif lebih baik dibandingkan dengan wilayah lain.
“Ketergantungan penduduk di Jawa terhadap penggunaan peralatan yang menggunakan listrik juga cukup tinggi sehingga konsumsi listrik menjadi tinggi,” ujar Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.