Rektor Unsoed dan Jejak Rp1,12 Miliar di PMB Jalur Mandiri
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
Pengenalan produk Mirror 5 & R7 Lite (JIBI/Bisnis Indonesia/Pamuji Tri Nastiti)
Pasar ponsel untuk Oppo di Jateng-DIY menyasar konsumen muda.
Harianjogja.com, SEMARANG—PT Indonesia Oppo Electronics memperkuat pemasaran produk telepon seluler pintar atau smartphone besutannya di empat kota wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menyasar segmen mahasiswa dan konsumen muda.
Bruce Liu, Region General Manager Oppo Semarang, mengatakan kota penyangga pemasaran wilayah tengah Pulau Jawa sangat potensial, di mana konsumen cenderung memilih produk ponsel kelas menengah atas dengan kemampuan mumpuni.
“Produk baru Oppo yang masuk ke Indonesia memang mengutamakan medium dan high end. Sejauh ini kami fokus pasar segmen muda di Semarang, Solo, Purwokerto, dan Yogyakarta,” katanya di sela-sela kegiatan fashion young innovative: experience tour di Semarang, Kamis (27/8/2015).
Manajemen Oppo menyatakan dua produk terbaru yang tengah diperkenalkan saat ini, ponsel seri Mirror 5 & R7 Lite, menjadi andalan untuk bersaing dengan produk di kelas yang sama yang mengedepankan valuably impressive phone (VIP), berinovasi dalam teknologi dan desain.
“Kontribusi pasar Semarang [Jawa Tengah] secara nasional baru 8%, hampir sama dengan DIY, ke depan diharapkan bisa terus meningkat didukung masuknya dua produk baru Oppo, apalagi ada pasar pendukung seperti Magelang, Pekalongan, dan kota kecil lain,” lanjutnya.
Media Engagement Oppo Indonesia Aryo Meidianto menjelaskan kehadiran produk ponsel Oppo di Jateng dan DIY telah diperkuat dengan jaringan konter mitra di Semarang, Solo, Purwokerto, dan Yogyakarta.
“Jadi secara head to head dengan kompetitor, kami cukup yakin. Oppo punya jaringan after sales, untuk wilayah seperti Magelang dan kota lain ada pick up point-nya,” ujar Aryo.
Guna menggenjot pemasaran hingga akhir tahun, Oppo gencar memperkenalkan Mirror 5 yang telah diluncurkan secara resmi pada 19 Agustus, dan menyusul R7 Lite yang akan diperkenalkan bulan depan.
Penjualan Mirror 5 di Jateng-DIY telah menembus 40% dari total unit produksi dengan rerata penjualan 10 unit per hari khusus untuk Semarang. Untuk kota utama lain di Jateng-DIY, toko sudah melakukan penambahan pasokan hingga dua kali.
“Melalui program FYI experience tour ini, Oppo juga menyiapkan pengenalan produk ke kampus seperti ITB di Bandung dan UGM Yogya, langsung menyasar segmen yang sesuai.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
Pencurian motor di Kadipiro Solo kepergok warga. Seorang terduga pelaku ditangkap setelah dikejar hingga Gondangrejo, Karanganyar.
Polisi mengungkap kematian Triyanto di Pajangan, Bantul, diduga akibat penganiayaan. Tiga orang diamankan dan masih diperiksa.
Prabowo meluncurkan program PLTS 100 GWp. Pemerintah menargetkan 30 GWp terbangun pada 2026 dan seluruh proyek selesai pada 2029.
Bayi perempuan ditemukan hidup terbungkus plastik di bawah pohon mahoni Bandungan. Bayi berbobot 3,1 kg dan diperkirakan baru lahir.
Iran mendesak AS mematuhi nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik. Ghalibaf menegaskan tekanan terhadap Iran tidak akan berpengaruh.