Masyarakat Mulai Serbu Busana Muslim, Pedagang Sampai Menambah Tenaga Kerja

Meigitaria Sanita (M114)
Meigitaria Sanita (M114) Senin, 28 Mei 2018 09:17 WIB
Masyarakat Mulai Serbu Busana Muslim, Pedagang Sampai Menambah Tenaga Kerja

Pengunjung Pasar Beringharjo berdesak-desakan di kios baju muslim, Minggu (27/5/2018)./Harian Jogja-Meigitaria Sanita (M114)

Harianjogja.com, JOGJA- Memasuki minggu kedua bulan Ramadan, penjualan busana muslim meningkat dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.

Masyarakat DIY dan luar DIY menyerbu lapak-lapak yang menyediakan busana muslim di pasar Beringharjo, Jogja. Dampaknya, para pedagang harus menambah tenaga kerja untuk melayani konsumen.

Banyaknya masyarakat yang menyerbu lapak-lapak busana muslim membuat para pedagang kewalahan. Sehingga sebagian besar dari mereka memilih menambah tenaga kerja. Hal tersebut disampaikan Kiah, pemilik lapak busana muslim di pasar Beringharjo, Minggu (27/5/2018).

"Masuk Minggu kedua mulai ramai, ya berbeda dengan hari biasa itu pasti. Ya kami menambah dua pekerja lagi untuk bantu jaga dan melayani pembeli," ungkapnya.

Hal tersebut juga dilakukan oleh Fani demi keamanan barang dan agar cepat dalam melayani pelanggan.

"Banyak yang berdesakan, karena yang datang bukan hanya dari Jogja saja. Jadi nambah tiga pekerja biar barang aman dan diawasi. Selain itu biar cepet,” ungkap Fani.

Fani juga menambahkan jika pengunjung akan tetap meningkat menjelang minggu terakhir bulan ramadan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online