30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi jaringan PLN/Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BANTUL-PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Jawa Bagian Tengah II, termasuk DIY di dalamnya, menyebut selama Bulan Ramadan ini ada peningkatan penggunaan listrik, terutama pada malam hari.
Manajer PLN Area DIY, Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan penggunaan listrik selama Ramadan terbesar didominasi oleh rumah tangga, terutama pada malam hari. Sementara penggunaan listrik dari sektor industri justeru menurun hingga 30%.
Sayangnya Eric tidak menyebut berapa kenaikan total daya listrik. Namun ia memprediksi ada kenaikan tagihan listrik. "Kenaikannya mungkin bisa sampai Rp100-200 miliar," kata dia, disela-sela penanaman pohon cemara udang dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Pantai Goa Cemara, Sanden, Bantul, Selasa (5/6/2018).
Meski ada kenaikan, cadangan listrik di DIY masih jauh dari cukup. Cadangan listrik area DIY saat ini 900 megawatt. Dari jumlah tersebut, beban yang digunakan baru sekitar 470-480 megawatt. Sehingga meski ada kenaikan penggunaan energi listrik pada bulan ini masih tetap aman.
Termasuk wilayah Bantul yang disuplai dua gardu induk, yakni gardu induk Bantul dan gardu induk Wirobrajan Jogja. Sebelumnya Eric mengatakan pendapatan PLN Area DIY per bulannya mencapai Rp250 miliar dari daya listrik yang dikeluarkan.
Pendapatan tersebut belum dikurangi pajak penerangan jalan. Dengan asumsi pendapatan bulanan Rp250 miliar, maka khusus ramadan pendapatan PLN Area DIY bisa sampai Rp350-450 miliar. "Cadangan listrik masih aman," kata Eric.
Disinggung soal tingkat elektifikasi atau ketersambungan listrik di Bantul, Eric megaku sudah mencapai hampir 100%. Ia memastikan tidak ada rumah tangga di Bantul yang belum teraliri listrik. Sementara total pelanggan listrik di DIY per Februari lalu sebanyak 1,12 juta pelanggan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.