Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi jaringan PLN/Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BANTUL-PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Jawa Bagian Tengah II, termasuk DIY di dalamnya, menyebut selama Bulan Ramadan ini ada peningkatan penggunaan listrik, terutama pada malam hari.
Manajer PLN Area DIY, Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan penggunaan listrik selama Ramadan terbesar didominasi oleh rumah tangga, terutama pada malam hari. Sementara penggunaan listrik dari sektor industri justeru menurun hingga 30%.
Sayangnya Eric tidak menyebut berapa kenaikan total daya listrik. Namun ia memprediksi ada kenaikan tagihan listrik. "Kenaikannya mungkin bisa sampai Rp100-200 miliar," kata dia, disela-sela penanaman pohon cemara udang dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Pantai Goa Cemara, Sanden, Bantul, Selasa (5/6/2018).
Meski ada kenaikan, cadangan listrik di DIY masih jauh dari cukup. Cadangan listrik area DIY saat ini 900 megawatt. Dari jumlah tersebut, beban yang digunakan baru sekitar 470-480 megawatt. Sehingga meski ada kenaikan penggunaan energi listrik pada bulan ini masih tetap aman.
Termasuk wilayah Bantul yang disuplai dua gardu induk, yakni gardu induk Bantul dan gardu induk Wirobrajan Jogja. Sebelumnya Eric mengatakan pendapatan PLN Area DIY per bulannya mencapai Rp250 miliar dari daya listrik yang dikeluarkan.
Pendapatan tersebut belum dikurangi pajak penerangan jalan. Dengan asumsi pendapatan bulanan Rp250 miliar, maka khusus ramadan pendapatan PLN Area DIY bisa sampai Rp350-450 miliar. "Cadangan listrik masih aman," kata Eric.
Disinggung soal tingkat elektifikasi atau ketersambungan listrik di Bantul, Eric megaku sudah mencapai hampir 100%. Ia memastikan tidak ada rumah tangga di Bantul yang belum teraliri listrik. Sementara total pelanggan listrik di DIY per Februari lalu sebanyak 1,12 juta pelanggan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menggelar Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 dengan tajuk FYP (For Your People), sekaligus pameran arsip