Ilustrasi investasi./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA—Upaya menekan investasi bodong, edukasi tentang investasi pasar modal terus digiatkan Bursa Efek Indonesia (BEI). Salah satunya melalui upaya pengembangan sekolah pasar modal dengan menggandeng sejumlah galeri investasi kampus.
"Kalau bicara soal investasi, tidak terlepas dari tingginya laju investasi bodong. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, di Indonesia jumlah kerugian yang dialami para korban investasi bodong ini mendapai Rp105,81 triliun, korbannya bahkan jutaan orang," ujar Kepala Kantor Perwakilan BEI DIY Irfan Noor Riza kepada Harian Jogja, Senin (18/5).
Irfan mengatakan melihat kasus tersebut mengartikan tingginya kebutuhan masyarakat akan investasi. Hanya pemahaman tentang investasi yang tepat perlu diedukasi lebih giat kepada masyarakat.
"Sebenarnya banyak orang yang membutuhkan wahana investasi. Akan tetapi, mereka belum teredukasi dengan baik, sehingga banyak yang terjerat investasi bodong," kata Irfan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.