Technoplast Berdayakan Desainer Lokal untuk Desain Wadah Plastik

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Jum'at, 10 Agustus 2018 07:30 WIB
Technoplast Berdayakan Desainer Lokal untuk Desain Wadah Plastik

Jajaran direksi PT Trisinar Indopratama menunjukkan produk Technoplast dalam acara Media Factory Visit yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (8/8)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara

Harianjogja.com, JAKARTA—PT Trisinar Indopratama melalui merek Technoplast memberikan kesempatan pada desainer lokal berkreasi mendesain wadah makanan dan botol minuman plastik.

CEO Technoplast Sjamsoe Fadjar Indra mengatakan langkah ini adalah wujud tagline Global With Local Potential yang tengah digemborkan perusahaan berbasis plasticware tersebut. Upaya memberdayakan desainer lokal ini sebelumnya pernah dilakukan Technoplast dengan mengadakan lomba desain produk pada 2015 silam. Hasilnya dimenangkan mahasiswa ITB.

Desain kreasi mahasiswa tersebut berupa kotak makanan dengan konsep puzzle. "Dan respons masyarakat terhadap kotak makan berkonsep puzzle itu sangat baik, bahkan menjadi hotlist di situs jual beli daring," kata Fadjar saat Media Factory Visit di Tangerang, Rabu (8/8) lalu.

Dia menjelaskan implementasi tagline tidak hanya memberdayakan desainer lokal, lebih dari itu juga sebagai upaya mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap desain berlisensi internasional.

Sebagaimana diketahui Technoplast menjadi satu-satunya perusahaan asli Indonesia yang mendapat lisensi untuk memasang gambar karakter kartun dan tokoh terkenal dunia. Di antaranya seperti karakter dari Walt Disney dan Universal.

Adapun sertifikat yang dikeluarkan Walt Disney telah melalui audit ketat menggunakan WCA Intertek, yang meliputi labour standard, wages and hours, health and safety, management systems dan environment.

Sedangkan kepemilikan sertifikat PT Trisinar Indopratama dari Universal, dikeluarkan AECOM atas nama NBCU Universal. Menurutnya, standar yang berhasil dipenuhi mencakup labour standard, environment dan health and safety.

Director of Manufacturing Technoplast Sjamsoe Tahar Indra mengatakan selain lisensi gambar, pihaknya juga mengantongi sejumlah sertifikat standardisasi kualitas produk. Salah satunya adalah adanya ISO 9001: 2015, SNI serta WCA. "Hal ini tentu harus bisa kami dapat guna menunjang kemanan bagi para konsumen," kata Tahar. Dia menjelaskan produksi 8.000 produk per tahun harus diimbangi dengan standar keamanan pangan.

Sementara itu menyikapi dinamika fluktuasi manufaktur, Director of Marketing and Sales Technoplast Ellies Kiswoto mengaku memiliki strategi khusus. Salah satunya dengan mengikuti pameran baik lokal maupun mancanegara, dan juga promosi ke sejumlah daerah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online