15 Mobil Matic Bekas di Bawah Rp100 Juta, Harga Mulai Rp55 Juta
Daftar 15 mobil matic bekas di bawah Rp100 juta per 15 Oktober 2026, mulai Mazda CX-5 Rp55 juta hingga Honda Brio Rp99 juta.
Ilustrasi emas dan dolar./JIBI
Harianjogja.com, BANJARMASIN—Bank Indonesia berharap masyarakat maupun pelaku usaha di Banua, Kalimantan Selatan dalam mendukung Pemerintah untuk memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Pewakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Provinsi Kalsel Herawanto di sela-sela Knowledge Sharing yang diselenggarakan oleh BI Perwakilan Wilayah Kalsel bersama Insan Pers, Rabu (12/9/2018) di Aula Lantai II Kantor BI Banjarmasin.
"Salah satunya adalah dengan menukarkan sebagian simpanan dolar masyarakat maupun pelaku usaha ke rupiah. Jika ini bisa dilakukan tentunya akan sangat membantu tambahan devisa negara untuk memperkuat nilai mata uang rupiah," tegasnya.
Lalu langkah kedua yang bisa dilakukan adalah mengurangi konsumsi barang impor dan menggantinya dengan barang subtitusi lainnya yang bukan merupakan barang impor.
"Contohnya pelaku usaha kue yang sebelumnya menggunakan tepung terigu, mungkin bisa menggantinya dengan tepung beras atau tepung dari ubi-ubian. Dengan demikian kita bisa mengurangi ketergantungan dari barang impor yang ujungnya bisa membantu memperkuat nilai mata uang rupiah," tambahnya.
BI sendiri untuk memperkuat kembali nilai mata uang rupiah terhadap dolar sudah melakukan berbagai langkah strategis, baik itu dengan kebijakan menaikkan suku bunga, melakukan intervensi di pasar valas dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dari Pasar Sekunder, menyediakan instrumen Swap Valas dan Swap Hedging dengan syarat dan harga yang lebih mudah dan murah, melakukan relaksasi makroprudensial dan akselerasi pendalaman pasar keuangan hingga memperkuat sinergi dan kordinasi dengan Pemerintah dan Lembaga Keuangan terkait.
"Walau sudah melakukan berbagai langkah tadi, kami tentunya tetap berharap adanya dukungan serta dari pelaku usaha dan masyarakat. Karena jika dilakukan bersama kami optimis mata uang rupiah bisa kembali menguat terhadap dolar," jelasnya.
Terkait dengan adanya isu terulang krisis ekonomi di Indonesia seperti 1997 lalu di Indonesia pada 2018 ini karena terus melemahnya nilai Mata Uang Rupiah terhadap Dollar, BI Perwakilan Wilayah Kalsel mengatakan hal tersebut hanya isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Kami malah meyakini kondisi perekonomian Indonesia tetap kuat dan berdaya tahan. Beberapa indikator perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan tersebut, seperti pertumbuhan ekonomi yang tumbuh cukup baik, dan inflasi yang rendah serta terjaga. Namun demikian, kami juga senantiasa mewaspadai berbagai risiko yang mungkin timbul di tengah ketidakpastian global sebagaimana yang terjadi pada Turki dan Argentina beberapa waktu lalu," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Daftar 15 mobil matic bekas di bawah Rp100 juta per 15 Oktober 2026, mulai Mazda CX-5 Rp55 juta hingga Honda Brio Rp99 juta.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo Oktober 2026, lokasi SIM Keliling, SIMENOR, MPP, jam pelayanan, dan syarat dokumennya.
Kontingen Indonesia memburu medali emas Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Senin (19/10), dari para angkat berat, atletik, renang, dan cabor lainnya.
Kylian Mbappe mencetak dua gol, termasuk melalui eksekusi penalti panenka. Dua gol lainnya dicetak Arda Guler dan Yan Diomande, sedangkan Sevilla hanya membalas
Provstgaard membuka keunggulan Lazio. Isaksen menggandakan, sebelum Dele-Bashiru memastikan kemenangan tim tamu lewat gol pada menit ke-89.
Sekjen PBB António Guterres mengapresiasi kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian, multilateralisme, pembiayaan pembangunan, dan aksi iklim.