Cek Nama Anda, Kemenag Sudah Rilis Daftar Jemaah Haji
Daftar nama jemaah haji reguler yang berangkat tahun ini bisa diakses melalui laman www. haji.kemenag.go.id.
Warga menunjukkan sertifikat tanah saat mengikuti penyerahan sertifikat hak atas lahan tanah oleh Presiden Joko Widodo di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (13/7)./Antara/Nova Wahyudi
Harianjogja.com, JAKARTA—Dalam sambutannya ketika membuka Rembuk Nasional Pelaksanaan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial untuk Keadilan Sosial dan Global Land Forum 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan reformasi agraria sudah dilakukan sejak awal pemerintahannya berjalan.
"Pagi tadi, saya cek sudah muter [Peraturan Presiden/Perpres] tetapi belum sampai meja saya. Sudah jadi, sudah muter, tetapi belum sampai meja saya. Memang buat Perpres muter-muter dulu. Saya beri waktu ke Pak Menko [Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution], sepekan lagi harus selesai," katanya di Istana Negara, Kamis (20/9).
Menurut Kepala Negara, Perpres tersebut bakal menjadi payung hukum untuk mempercepat upaya pemerintah dalam mereformasi agraria, mulai dari distribusi tanah melalui pembagian sertifikat hingga pengaturan distribusi tanah di perhutanan sosial.
"Saya mulai dengan sertifikat. Di Indonesia, ada 126 juta bidang yang harus disertifikasi, tapi sampai 2015 baru 46 juta bidang yang tersertifikasi. Artinya, masih ada 80 juta bidang yang harus tersertifikasi," sebutnya.
Padahal, Jokowi mencatat sebelumnya pemerintah hanya mampu mengeluarkan 500.000-600.000 sertifikat tiap tahunnya. Jika penerbitan sertifikat bisa dipercepat, masyarakat diyakini bisa memiliki status hukum yang jelas atas tanah yang dikelolanya sehingga mengurangi konflik lahan di Indonesia. Tak hanya itu, sertifikat tersebut juga bisa membuka akses masyarakat ke perbankan atau lembaga keuangan.
Sebagai informasi, pemerintah telah menerbitkan sekitar lima juta sertifikat pada tahun lalu. Pada 2018, sertifikat tanah yang diterbitkan ditargetkan mencapai tujuh juta dan terus naik menjadi sembilan juta pada 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Daftar nama jemaah haji reguler yang berangkat tahun ini bisa diakses melalui laman www. haji.kemenag.go.id.
Timnas Futsal Indonesia tampil di Copa Del Mundo 2026 Brasil dan akan menghadapi Brasil, Jepang, Prancis, hingga Kazakhstan.
Ramadhan Sananta resmi dilepas DPMM FC. Rumor kepindahan striker Timnas Indonesia ke Persebaya Surabaya mulai menguat.
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
Bansos PKH tahap 2 tahun 2026 mulai cair. Cek status penerima PKH lewat situs resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.