Ini Ciri Jasa Resmi Kursi Roda Haji di Mekkah, Jangan Salah Pilih
Tarif jasa kursi roda haji di Masjidil Haram bisa tembus Rp2,7 juta. Simak ciri resmi dan tips aman dari PPIH.
Nasabah melakukan penyelesaian administrasi gadai barang di kantor Pegadaian./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA–PT Pegadaian (Persero) meluncurkan tiga produk sekaligus, yaitu Gadai on Demand (GoD), Branch Transformation Office dan Rahn Tasjily Tanah. Ketiga produk ini digadang-gadang sebagai bentuk inovasi dan pengembangan pelayanan untuk masyarakat.
Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menjelaskan ketiga produk tersebut merupakan wujud inovasi produk dan pengembangan sistem layanan secara digital dari perseroan. GoD merupakan layanan untuk menggadaikan perhiasan atau barang berharga lainnya dengan sistem penjemputan. Pegadaian bekerja sama dengan perusahaan berbasis digital di sektor transportasi on demand dalam mengembangkan layanan tersebut.
Lalu, Rahn Tasjily Tanah merupakan produk dari Pegadaian Syariah dengan jaminan berupa sertifikat tanah atau bukti kepemilikan tanah. Menurut Kuswiyoto, produk yang ditujukkan untuk pengusaha mikro dan petani tersebut memiliki pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp200 juta.
Sedangkan Branch Transformation Office merupakan peluncuran standardisasi outlet dari berbagai sisi. Dari sisi penjualan, layanan ini akan meningkatkan sistem kerja seperti penetapan sales model, penetapan standar penjualan di cabang, dan sebagai customer relationship management yang terintegrasi.
Layanan tersebut dinilai akan meningkatkan sistem perusahaan seperti redesign branch choreography, penggunaan aplikasi erica pada transaksi cabang, dan reengineering proses bisnis yang mendukung transaksi nontunai. "Kami menyadari nasabah semakin ingin dilayani dengan cepat, aman, dan nyaman dengan menggunakan teknologi digital. Oleh karena itu, hari ini kami meluncurkan tiga produk layanan untuk mempermudah nasabah menggunakan fasilitas dari Pegadaian," ujar Kuswiyoto di acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-118 Pegadaian di Jakarta, Minggu (28/4) dalam keterangan resmi.
Ketiga produk tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah, sehingga target nasabah 12 juta orang pada 2019 dapat tercapai. Pada 2018 Pegadaian membukukan dividen senilai Rp1,005 triliun dan menyetorkan pajak sebesar Rp1,441 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.