Advertisement
Husqvarna, Motor Trail Swedia Hadir di Jogja
Advertisement
http://images.harianjogja.com/2013/01/husqvarna-te-01-370x296.jpg" alt="" width="370" height="296" />JOGJA -– Produsen motor trail asal Swedia mencoba menjajakan Husqvarna di pasar motor sport Jogja. Motor berteknologi injeksi ini menawarkan dua varian. Bayu Sukarno, pemilik Dirtbike Shop Jogja mengatakan pecinta sepeda motor trail di Jogja cukup banyak.
“Ada dua varian baru yang kami perkenalkan yaitu Husqvarna TE 250 R dan TE 310 R yang kami coba perkenalkan melalui test ride hari Minggu lalu,” ujar Bayu saat ditemui Harian Jogja.com di dilernya Jalan Nologaten 243, Sleman, Rabu (16/1/2013).
Advertisement
Motor di kelas enduro dan dual purpose ini kini semakin prima dengan teknologi mesin yang disuport oleh brand kendaraan ternama dunia, BMW. Bayu mengungkapkan sejak Husqvarna dibeli BMW pada 2007 silam, teknologi pada sepeda motor ini semakin disempurnakan. Pasalnya dua varian teranyarnya didukung dengan teknologi mesin injeksi yang membuatnya hemat bahan bakar.
“Motor ini menggunakan bahan bakar pertamax plus. Karena menggunakan teknologi injeksi yang disempurnakan BMW, motor ini irit bahan bakar. Kira-kira satu liter per 15 kilometer,” ungkap Bayu.
Dibandingkan kompetitor yang sudah lebih menguasai pasar, motor ini tidak kalah baik dari segi performa maupun mesin. Setelah menggabungkan teknologi Husqvarna dengan BMW, secara bodi lebih ramping, sehingga gesit saat dikendarai.
Husqvarna TE 250 R dibanderol Rp94 juta untuk off the road dan Rp103,4 juta untuk perkiraan on the road. Sedangkan tipe TE 310 R dibanderol Rp139,57 juta untuk off the road dan Rp156,32 juta untuk on the road.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




