Advertisement
SBY: Saya Marah Karena Penanganan Harga Bawang Tidak Cepat!
Advertisement
http://images.harianjogja.com/2013/03/SBY-23.jpg" alt="" width="260" height="194" />JAKARTA -- http://www.harianjogja.com/baca/2013/03/14/wow-harga-bawang-di-jember-capai-rp100-000-387640">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginginkan bawang merah dan bawang putih yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dapat segera dialirkan ke pasar untuk menyeimbangkan supply dan demand.
Dalam pertemuan dengan sejumlah pimpinan media nasional, Jumat (15/3/2013) pagi, SBY menuturkan kenaikan harga tidak wajar yang terjadi pada dua komoditas pangan tersebut terjadi karena ketidakseimbangan antara pasokan bawang dan permintaan di pasar.
Advertisement
Menurut dia, ada missmatch, di mana permintaan bawang di pasar lebih tinggi dibandingkan jumlah pasokan. Persoalan itu ternyata tidak kunjung selesai meskipun terdapat ratusan kontainer bawang merah dan bawang putih impor yang telah bersandar di Pelabuhan Tanjung perak Surabaya.
"Rupanya ada keterlambatan proses di Kementan yang tidak klop dengan Kemendag, tidak segera dialirkan. Mudah-mudahan bisa segera dialirkan, kita masukan ke market, dan demand berubah dengan bagus. Kalau bisa hari ini ya hari ini selesaikan urusannya," ujarnya.
Khusus untuk bawang impor yang belum mendapatkan dokumen lebal, SBY berharap jajarannya dapat segera mmengambil tindakan penyelesaian.
"Jangan sampai rakyat kita terlalu lama berada dalam ketidakpastian," ujarnya.
SBY mengakui kemarin ia memang marah kepada para menterinya karena lambannya penanganan kenaikan harga bawang merah dan bawang putih.
"Saya memang marah kemarin, kurang cepat, kurang konklusif, kurang nyata. Tapi mereka [para menteri] berkerja tadi malam. Dan tadi pagi ada laporan, mudah-mudahan ada solusi yang cepat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




