Advertisement
KONSUMSI BBM : Pertamina Prediksi H-4 Lebaran Puncak Pembelian BBM
Advertisement
[caption id="attachment_428113" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/19/konsumsi-bbm-pertamina-prediksi-h-4-lebaran-puncak-pembelian-bbm-428111/bensin-premium-ilustrasi-bisnis-indonesia-andi-rambe-18" rel="attachment wp-att-428113">http://images.harianjogja.com/2013/07/bensin-premium-ilustrasi-Bisnis-Indonesia-Andi-Rambe-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" /> Foto Ilustrasi
JIBI/Bisnis Indonesia/Andi Rambe[/caption]
Harianjogja.com, SEMARANG-PT Pertamina (Persero) Region IV Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memprediksi puncak konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut terjadi pada H-4 Lebaran 2013, meskipun pasokannya dipastikan aman.
Advertisement
General Manager (GM) PT Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng-DIY Rifky E Hardijanto di Semarang, Jumat mengatakan peningkatan konsumsi BBM diperkirakan mulai terjadi pada H-10 dan memasuki puncak pada H-4 Lebaran.
"Pertamina telah melakukan upaya antisipasi untuk mengamankan pasokan BBM untuk masyarakat," ujarnya, Jumat (19/7/2013).
Apalagi berdasarkan data dari tahun ke tahun, titik padat permintaan BBM terjadi mulai H-10 sebelum maupun sesudah Lebaran.
"Kami siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan terus menjaga ketersediaan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi dengan baik," kata Rifky.
Ketersediaan stok premium maupun solar, lanjut Rifky, akan ditambah 40 persen untuk premium dan delapan persen untuk solar dari rata-rata konsumsi normal harian.
Konsumsi normal harian premium sebanyak 9.899 kilo liter, sedangkan konsumsi solar 5.253 kilo liter.
Tidak hanya menambah pasokan, di sepanjang jalur mudik dan arus balik Lebaran pada H-10 hingga H+10 Lebaran 2013 baik di jalur pantura dan selatan Jawa, seluruh SPBU juga akan beroperasi selama 24 jam.
Sementara itu Retail Fuel Marketing Manager PT Pertamina Region Jateng dan DIY, Widodo Budi Suprasto menambahkan bahwa waktu pelayanan semua terminal BBM juga ditambah.
"Jika mulai terjadi kemacetan, pengiriman BBM segera dialihkan pada malam hari serta bisa 'contra flow'," katanya.
Untuk satuan tugas (Satgas), tambah Widodo, akan disiapkan dengan terlebih dahulu dibentuk di kantor unit dan semua terminal BBM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Jadwal lengkap KRL Jogja Solo Minggu 5 April 2026, tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




