Advertisement
Pegadaian Melelang Emas di Mal dan Kawasan Pertokoan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA–Menjelang akhir tahun, PT Pegadaian (Persero) gelar bazaar lelang emas perhiasan di sejumlah mal dan kawasan pertokoan. Perhiasan yang dilelang mencapai 600 buah dengan total nilai perhiasan mencapai sekitar Rp2 miliar.
Kepala Cabang Pegadaian Tugu, Jogja, Nirawan Hadi mengatakan emas perhiasan tersebut merupakan barang gadai yang sudah jatuh tempo dan tidak ditebus oleh pemiliknya.
Advertisement
Harga emas yang terus turun disinyalir menjadi penyebab banyak nasabah yang enggan menebus kembali emas perhiasan yang digadaikan.
“Ada sekitar 600 buah perhiasan yang dilelang dengan nilai total pinjaman mencapai Rp2 miliar. Di kantor cabang, barang yang tidak ditebus ini sudah overload, kami pun akhirnya harus melelang barang tersebut ke sejumlah pusat perbelanjaan,” ujar Nirawan saat ditemui, Senin (9/12/2013) di kantornya.
Pusat perbelanjaan menjadi kali pertama Pegadaian menggelar lelang. Tempat ini dinilai dapat emnarik banyak minat masyarakat terhadap perhiasan tersebut. Berbagai perhiasan yang dilelang diantaranya gelang, kalung hingga cincin. Agenda pelelangan yang dilakukan Pegadaian ini selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat. Pasalnya, banyak nasabah yang akan mencari koleksi perhiasan lama.
“Emas lama biasanya akan banyak diburu. Biasanya para pemburu emas ini akan mencari nilai historis dari perhiasan tersebut,” papar Nirawan.
Ditemui terpisah, Kepala Cabang Pegadaian Syariah Eka Sri Yuliani menambahkan serangkaian acara Bazaar Lelang Emas Pegadaian telah digelar sejak 1 Desember lalu. Acara ini digelar di sejumlah titik pusat perbelanjaan di Jogja.
Antara lain XT Square, Jogja yang telah berlangsung sampai 8 Desember lalu, dan masih digelar juga di Jogjatronik, Ramai Mall, Indogrosir dan Malioboro Mall.
“Bazaar ini hanya sampai 15 Desember saja. Untuk yang di Jogjatronik emas-emas ini dibawa di empat unit Pegadaian, yaitu Kusumanegara, Sentul, Kotagede dan Gunungkidul,” jelas Eka ditemui di Jogjatronik.
Eka memaparkan program lelang ini juga menawarkan kemudahan bagi calon pembeli atau pengunjung mal ini. Pengunjung dapat membeli perhiasan ini dengan cara mencicil.
Hanya membayar sejumlah uang muka, perhiasan tersebut bisa dimiliki dan dapat diangsur kekurangannya selama satu tahun. Selain bazaar di luar, di setiap kantor cabang juga masih melayani pembelian emas perhiasan lelang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





