Advertisement
Pengelola Baru, Pedagang Metro Beringharjo Berharap Rezeki Baru
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA–Metro Beringharjo Fashion kini mulai dipegang oleh Dinas Pengelola Pasar Kota Jogja. Manajemen baru di tahun baru ini disambut baik para pedagang yang ada di lantai dua Pasar Beringhajo sisi Barat.
Kasih, salah satu penjaga toko batik di Lantai 2, Blok B1 berharap pada tahun baru dan pengelola baru ini bisa membawa rezeki baru pula. Dia sangat berharap ada manajemen baru agar lantai dua juga menjadi alternatif berbelanja.
Advertisement
“Biasanya selama ini kami hanya mendapatkan sisa pengunjung dari lantai satu. Kami berharap manajemen baru bisa mengusahakan agar calon pembeli tidak hanya menumpuk di bawah,” jelas Kasih saat ditemui di gerainya, Kamis (2/1/2014).
Kasih mengatakan sejauh ini memang sudah ada manajemen yang bagus terkait dengan pengunjung. Sebab ada beberapa pengunjung yang tidak ingin tawar-menawar larinya selalu di lantai dua. Namun pada dasarnya harga tidak jauh berbeda.
“Karena di tempat kami tidak bisa ditawar, makanya seolah-olah harganya tinggi. Padahal kalau dibandingkan nanti jatuhnya juga sama. Kami ingin mempromosikan hal ini tapi tidak bisa,” kata Kasih.
Kasih sangat berharap bisa bertemu dengan pengelola yang baru dalam waktu dekat ini. Pasalnya setelah pergantian pengelola, pengelola yang baru belum juga melakukan kunjungan. Padahal biasanya pengelola yang baru selalu berputar berkeliling.
“Belum melihat pengelola yang baru. Mungkin masih sibuk dengan urusan kantor karena pergantian manajemen dan bertepatan dengan liburan juga. Kalau sudah longgar, pasti nanti pengelola juga keliling,” kata Kasih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




