Advertisement
HARGA BAHAN POKOK : Harga Gula Pasir, Jawa & Batu Naik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA–Harga bahan pokok di Pasar Beringharjo, Jogja cenderung stabil. Kenaikan hanya pada gula pasir dan gula jawa. Sejumlah pedagang menyebut kenaikan signifikan terjadi di akhir tahun, namun kini normal lagi.
Pedagang beras di pasar Bringharjo, Poniyem, 57, mengatakan harga beras jenis IR Rp8.700 per kilogram (kg), tepung beras juga masih stabil berkisar Rp8.000 per kg.
Advertisement
“Kalau kebutuhan pokok beras dan tepung masih stabil. Memang sempat naik saat menjelang Natal 2013, tapi sekarang sudah turun lagi,” kata Poniyem di lantai 2 Pasar Beringharjo bagian timur, Kamis (2/1/2014).
Poniyem menambahkan, untuk harga gula pasir ada sedikit kenaikan rata-rata Rp1.000 per kg. Awalnya harga antara Rp9.000 sampai Rp10.000 kini sudah menginjak ke Rp11.000.
“Gula batu kini sudah mencapai Rp17.000 per kg. Gula jawa juga naik tergantung jenisnya, antara Rp11.000 sampai Rp12.000 per kilogramnya,” jelas Poniyem.
Pedagang kebutuhan pokok lain, Murtini mengatakan harga yang naik sejak Hari Raya Idulfitri 2013 hingga kini adalah minyak goreng. Harga minyak goreng kemasan kini sudah mencapai Rp17.000 per liter, sedangkan untuk minyak goreng curah sudah mencapai Rp11.000 per liter.
“Ini harga stabil tinggi. Susah menjualnya, kalupun ada yang beli biasanya mengurangi jumlah pembelian, biasanya,” kata Murtini.
Sedangkan untuk telur di pasaran kini harganya menginjak Rp19.000 per kilogram. Kenaikan mencapai Rp2.000 dan terjadi sejak Natal 2013 lalu. Telur ayam kampung malah cenderung stabil, yakni mencapai Rp1.500 per butirnya. “Kami berharap harga bisa cenderung stabil ke depan,” tambahnya.
Di sisi menurut Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Eko Witoyo mengatakan harga bahan pokok di pasar cenderung stabil. Dia mengatakan harga di tiga pasar besar, yakni Beringharjo, Kranggan dan Demangan memang ada kenaikan namum tidak fluktuatif.
“Harga cenderung stabil. Kenaikan memang ada namun tidak [terjadi] fluktuasi,” kata Eko dalam rilis yang dikirim Harian Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




