Advertisement
MUBENG BRING HARJO : Kaos Soeharto Marak Lagi di Sekitar Malioboro
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA–Kaos bergambar mantan Presiden Soeharto kembali marak di sepanjang Jalan Malioboro dan Pasar Beringharjo. Jika sebelumnya gambar ini hanya memuat tulisan Piye Kabare Enak Jamanku To, saat ini semakin beragam.
Pesan-pesan yang disampaikan lewat tulisan kini semakin beragam. Warna kaos juga semakin banyak pilihan. Sebelumnya warna kaos kebanyakan adalah hitam saja. Bahannya kini juga semakin bagus lagi.
Advertisement
Menurut salah satu pedagang kaos, Jumali mengatakan saat ini kaos bergambar Soeharto makin banyak variasinya. Bahkan bahan katun murni dengan harga yang mahal juga banyak.
“Kalau dulu kebanyakan bahannya jelek jadinya harganya murah. Tapi sekarang harga mahal juga ada. Ini karena bahan kaosnya juga enak dipakai,” kata Jumali pada Harianjogja.com, Kamis (6/3).
Jumali menambahkan sepekan ini memang kaos yang pernah booming pada 2013, kembali lagi muncul. Dia mengaku banyaknya permintaan membuat beberapa pedagang juga memesan kembali pada para distributor.
“Awalnya dulu kan stiker yang banyak dijual, sekarang kaos. Yang jelas seminggu terakhir pesanan kaos bergambar Pak Harto [Soeharto] ini makin banyak, makanya kami minta pada distibutor untuk dibuatkan lagi,” jelas Jumali.
Jumali mengaku dalam sehari bisa menjual lima sampai enam kaos bergambar pak Harto ini. Jika ramai pembeli biasanya dia bisa menjual sampai belasan kaos dalam sehari.
“Ini belum kalau ada pesanan. Akhir-akhir ini banyak juga pesanan kaos bergambar pak Harto ini. Sekali pesan bisa minta 50 kaos. Kalau tidak ada biasanya saya carikan ke teman lain,” jelas Jumali.
Harga kaos bergambar Soeharto ini kini juga bervariasi mulai dari Rp45.000 hingga Rp75.000. Harga ini tergantung bahan kaos saja bukan lagi ide kreatif. “Kalau idenya itu-itu saja kok tidak berubah juga,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




