Advertisement
ARUS BALIK LEBARAN 2014 : Okupansi Penumpang Tinggi, PT.KAI Daops VII Perpanjang KA Tambahan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-PT.Kereta Api Indonesia (KAI) daerah operasional (Daops) VII Jogja memperpanjang waktu operasional KA tambahan liburan lebaran. Hal itu dikarenakan tingginya akupansi pada arus balik lebaran ini.
"Ada lima KA tambahan lebaran tahun ini waktu operasional diperpanjang sampai 11 Agustus mendatang" kata Manager Humas PT KAI Daops VI Jogja Bambang Setyo Prayitno, Minggu (3/8/2014)
Advertisement
Menurut Bambang, KA tambahan itu sejatinya beroperasi dari 21 Juli lalu hingga 5 Agustus. Namun arus balik lebaran tingkat okupansi hingga 11 Agustus semua KA rata-rata mencapai 100 Persen.
KA tambahan lebaran tersebut adalah KA Lodaya Pagi dan Malam tujuan Solo-Jogja-Bandung PP, KA Ekonomi Jaka Tingkir tujuan Purwosari-Jakarta Pasarsenen PP, dan KA Argodwipangga lebaran Solo-Jogja-Jakarta Gambir PP, "Kecuali KA Sancaka Pagi tujuan Jogja-Surabaya.
Pantauan Harianjogja.com pada puncak arus balik, Minggu (3/8/2014) terjadi antrian panjang di pintu masuk Stasiun Lempuyangan. Penumpang berjubel baik yang menuju peron maupun yang memesan tiket.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Konflik Timur Tengah Mereda, Wall Street Kompak Parkir di Zona Hijau
- Harga Emas Antam 8 April Melonjak Tajam, Nyaris Sentuh Tiga Juta
- Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Ini Rencana Bank Indonesia
- Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp2,85 Juta per Gram
- Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Serapan Gabah Bulog DIY Tembus 157 Ribu Ton, NTP Petani Turun
- Konflik Timur Tengah Mereda, Wall Street Kompak Parkir di Zona Hijau
- Harga Minyak Dunia Turun, Dampak ke BBM dan APBN Terasa
- Harga Emas Hari Ini Anjlok, UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun
- Importir dan Distributor Diawasi Ketat untuk Jaga Harga Kedelai
- Transformasi Digital JNE Berbuah Penghargaan Nasional
- Rupiah Tertahan Tekanan Global, Pasar Tunggu Data Inflasi AS
Advertisement
Advertisement




