Advertisement
Hi Lo Green Community 'Rampok' Plastik Warga
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Sejumlah pemuda dan mahasiswa di Jogja mengikuti Aksi Hijau Bersama, Jumat (22/8/2014). Mereka melakukan aksi "Rampok Plastik" yang diselenggarakan oleh Hi Lo Green Community (HGC).
Menurut Penanggungjawab Pelaksana Billy Manuel Marlissa, aksi razia plastik tersebut diikuti sekitar 50 orang pemuda dan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Jogja. Termasuk enam komunitas peduli lingkungan seperti Green Peace Jogja, Tower Jogja dan Kophi Jogja.
Advertisement
"Sebelum aksi dilakukan, peserta diberi pembekalan entrepreneurship terkait duar ulang sampah plastik menjadi kerajinan," ujar mahasiswa semester akhir UPN Veteran Jogja itu di depan Gedung Grapari Telkomsel, Jogja.
Pascapembekalan, para peserta diajak melakukan aksi membagi kantong ramah lingkungan. Mereka juga dituntut untuk menularkan ilmunya dan memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Masalah sampah plastik memang susah dikendalikan. Perlu keterlibatan generasi muda untuk terlibat aktif. Makanya, peserta menyisir pengendara yang membawa kantong plastik, kemudian menggantinya dengan kantong ramah lingkungan. Ada 50 kantong yang kami berikan," ujarnya.
Dijelaskan Billy, sejatinya antusiasme pemuda dan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan tersebut sangat tinggi. Namun, karena keterbatasan sarana dan tempat, tidak semua diakomodasi.
Sementara, salah seorang entrepreneur dari Project B-Indonesia, Hijrah P Purnama berharap agar pemuda dan mahasiswa mampu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menanggulangi masalah sampah. Kalau perlu, sampah-sampah yang ada baik berbahan kertas maupun plastik, didaur ulang untuk tujuan ekonomis.
"Masalah sampah ini perlu dimulai dari diri sendiri. Mahasiswa, misalnya, kalau menggunakan kertas untuk mengerjakan tugas jangan boros. Pakailah kedua sisi kertas itu," pungkas Hijrah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




