Advertisement
Pameran Produk Asli Jogja di Ambarukmo Plaza
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Sebanyak 72 Industri Kecil-Menengah (IKM) di DIY mengikuti pameran produk asli Jogja di Ambarukmo Plaza. Pameran tersebut berlangsung sejak Rabu (24/9/2014) hingga Minggu (28/9/2014) mendatang.
Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM DIY Riyadi Ida Bagus mengatakan, pameran tersebut menghadirkan produk-produk IKM asli Jogja. Selain mempromosikan produk Jogja, pameran digelar untuk melestarikan warisan budaya dengan aneka kerajinan dan pangan.
Advertisement
"Kami ingin, produk-produk IKM Jogja tidak hanya mampu memenuhi pasar dalam tetapi juga pasar luar negeri. Yang jelas, dengan pameran ini kami ingin mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarkat DIY," kata Riyadi usai membuka pameran, Rabu (24/9/2014).
Dia berharap, melalui pameran tersebut IKM menikmati transaksi baik on the spot maupun by order. Meski begitu, pihaknya tidak menargetkan jumlah penjualan selama pameran berlangsung.
"Sebelum produk-produk ini dipamerkan, kami sudah melakukan pendampingan kepada masing-masing IKM. Dari proses produksi hingga pemasaran melalui pameran ini. Dananya diambil dari dana keistimewaan sebesar Rp561 juta," tandasnya.
Kepala Bidang Industri Logam, Sandang dan Aneka (ILSA) Disperindagkop DIY, Polin MW Napitupulu menambahkan, terdapat lebih dari 100 aneka produk IKM yang ditampilkan. Mulai gamelan, blangkon, keris, wayang kulit, topeng dan olahan pangan tradisional. Ada pulaa meubel ukir kayu bamboo motif Jogja, batik Jogja dan IKM Herbal lainnya.
"Kami sudah memberikan pelatihan sebelum karya-karya ini dipamerkan. Sebagian produk yang dipamerkan merupakan hasil desain baru di mana semua kental dengan nuansa etnik, memadukan unsur tradisional dan modern," kata Polin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




