Advertisement
APARTEMEN DI JOGJA : Uttara The Icon Luncurkan Apartemen 18 Lantai
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN–PT Bukit Alam Permata memulai proses pembangunan apartemen Uttara The Icon. Apartemen yang ada di Jalan Kaliurang KM 5,5 ini direncanakan topping off atau pemasangan atap akhir pengerjaannya pada akhir 2015 mendatang.
CEO PT Bukit Alam Permata Dwi Kurniawan mengatakan kebutuhan akan apartemen di kawasan Jogja sangat tinggi. terlebih di kawasan perkotaan seperti Jalan Kaliurang KM 5,5 yang menjadi pusat bisnis dan pendidikan eksklusif.
Advertisement
“Dari data ini kami yakin pangsa pasar kami masih besar di Jogja. Orang Jogja ke depan akan banyak yang bekerja dan berada di wilayah kota. Makanya kebutuhan akan apartemen akan sangat besar,” jelas Dwi saat ground breaking atau peletakan batu pertama Uttara The Icon, Jumat (28/11/2014).
Dwi melanjutkan, nantinya apartemen Uttara The Icon ini akan hadir menjadi 18 lantai. Beberapa desain akan dibuat tidak hanya kotak-kotak belaka, namun memiliki ukiran yang unik. Bahkan akan memasukkan beberapa motif batik dalam desain luar apartemen.
“Kami ambil beberapa motif batik untuk pembangunan gedung ini. Salah satunya bagian atap untuk menutupi kolam renang akan kami buatkan bentuk bangunan dengan motif parang,” lanjut Dwi.
Selain itu, Dwi lobi apartemen ini akan dibangun lebih luas, yakni 300 meter persegi. Luasnya lahan ini akan diisi galeri karya-karya seniman patung Edi Sunarso.
Dwi menjelaskna saat ini pihaknya sudah mampu menjual 40% dari ketersediaan unit yang ada di apartemen Uttara The Icon.
“Untuk lingkungan kami berkomitmen dalam menjaga alam. Salah satunya dengan cara pemberian pohon untuk bumi. Jadi program kami jika ada satu kamar terjual kami akan tanam 100 pohon. Total kami sudah menanam 7.000 pohon hingga kini,” kata Dwi.
Seniman Patung Jogja Edi Sunarso mengaku senang pihaknya akan dibuatkan galeri yang terpampang di lobi Uttara The Icon. Menurutnya pembangunan ini adalah pengharagaan atas karya-karyanya terdahulu.
“Saya yang membuat patung Tugu Selamat Datang dan Tugu Pancoran di Jakarta. Itu patung terbesar pertama yang saya buat untuk Indonesia. Sebelumnya saya juga belum pernah membuat patung sebesar itu,” jelas Edi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




