Bulog Ganti Total Minyakita Bermasalah di Wonogiri
Bulog Surakarta mengganti Minyakita bantuan pangan di Wonogiri dalam 1x24 jam usai laporan bau minyak tanah.
Ilustrasi Twitter vs Instagram (Tylerlawrence.com)
Twitter bikin untung tidak hanya dimiliki publik figur tetapi orang biasa pun dapat menuai rupiah lewat posting status.
Harianjogja.com, JOGJA – Saat ini situs jejaring sosial kian marak di dunia maya. Misalnya, twitter, facebook, maupun instagram. Menariknya, situs jejaring sosial itu bisa menghasilkan pundi-pundi uang bagi orang yang jeli memanfaatkan peluang bisnis digital. Salah satunya adalah jual beli follower twitter yang bisa menghasilkan pendapatan hingga jutaan rupiah.
Peluang bisnis menggiurkan ini dilakoni Head Srengenge Idea Labs Jogja, Affi Krisna sejak beberapa tahun lalu. Menurut dia, fenomena menjual akun twitter atau jual-beli follower di twitter terjadi sejak 2009 silam. Para pelaku tweet berbayar kerap disebut buzzer yang berpengaruh besar di dunia maya. Tentu saja, para buzzer telah mempunyai ribuan hingga ratusan ribu follower.
“Jadi buzzer ini menyebarkan informasi kepada follower-nya. Lantaran jumlah follower-nya cukup banyak biasanya ada tawaran dari perusahaan untuk memperkenalkan produk atau jasa melalui twitter. Ada perjanjian kontrak kerja sama antara perusahaan dengan buzzer,” katanya saat ditemui di kantornya di Jalan Wora-Wari, Baciro, Jogja, Kamis (5/3/2015).
Para buzzer ini dibayar cukup mahal untuk setiap tweet-nya. Hal ini dikarenakan buzzer dianggap mempunyai pengaruh besar untuk menyampaikan pesan kepada follower-nya.
Perusahaan berskala besar juga kerap membeli akun twitter milik kalangan selebritis atau publik figur di Tanah Air. Mereka mempunyai ratusan ribu hingga jutaan follower. Artis itu akan mem-posting pilihan produk atau jasa di akun twitter-nya. Cara ini dianggap ampuh dan efektif sebagai sarana promosi produk dan jasa.
“Bayaran yang diterima artis lebih besar karena mereka mempunyai fans atau penggemar. Mungkin di atas Rp1 juta untuk sekali tweet,” papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Surakarta mengganti Minyakita bantuan pangan di Wonogiri dalam 1x24 jam usai laporan bau minyak tanah.
PLTMH Kedungrong di Samigaluh membuat warga tetap menikmati listrik saat pemadaman PLN. Biaya murah dan mampu melayani 50 KK.
Kompor Tuwanggana di Giwangan mengubah limbah ranting menjadi energi alternatif sekaligus solusi pengelolaan sampah organik perkotaan.
Kuota transmigrasi Bantul 2026 turun drastis. Dari tiga KK pada tahun lalu, kini hanya satu KK yang mendapat kesempatan berangkat.
Qatar resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-3 dari Bosnia dan Herzegovina. Bosnia masih menjaga peluang lolos sebagai peringkat ketiga terbaik.
Swiss mengalahkan Kanada 2-1 lewat dua gol cepat babak kedua dan memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup B.