Advertisement

KURS RUPIAH : Jumlah Kendaraan Baru Naik, Konsumsi BBM Turun

Abdul Hamied Razak
Kamis, 10 September 2015 - 05:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
KURS RUPIAH : Jumlah Kendaraan Baru Naik, Konsumsi BBM Turun

Advertisement

Kurs rupiah yang masih lemah membuat masyarakat selektif mengkonsumsi BBM.

Harianjogja.com, JOGJA-Marketing Branch Manager Pertamina DIY- Surakarta, Freddy Anwar mengatakan meskipun jumlah kendaraan bermotor tahun ini masih mengalami pertumbuhan, hal itu tidak berdampak pada peningkatan konsumsi BBM saat ini.

Advertisement

Menurut dia, masyarakat saat ini lebih selektif untuk mengkonsumsi BBM.

“Kalau sebelumnya konsumsi Premium bisa mencapai 1500 Kiloliter [KL] per hari, saat ini di wilayah DIY konsumsinya turun menjadi 1.300 KL. Begitu juga dengan Pertamax, turun sekitar lima sampai 10 persen,” jelas Freddy, Rabu (9/9/2015).

Menurutnya, Pertamina saat ini lebih berfokus pada pemerataan distribusi BBM dan konsumsinya. Pada tahun ini, jumlah SPBU di DIY bertambah tiga hingga empat SPBU. Penambahan SPBU lebih pada pemerataan akses masyarakat untuk mendapatkan BBM. Tercatat, saat ini DIY memiliki sebanyak 95-97 unit SPBU.

"Meskipun jumlah SPBU di DIY bertambah tahun ini hingga 95 SPBU, namun secara umum konsumsi BBM-nya masih di bawah tahun 2014 lalu yang hanya 90-an SPBU. Ingat tambah SPBU bukan untuk meningkatkan konsumsi tetapi untuk pemerataan, dengan jumlah ini saya rasa sudah cukup untuk DIY," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas DIY Siswanto mengatakan, sebagai operator, pihaknya hanya mengikuti kebijakan yang dikeluarkan Pertamina. Meskipun fluktuasi nilai tukar Dolar dan harga minyak dunia masih terus terjadi, dia menyebutkan para pemilik SPBU tidak mengalami penurunan margin.

“Soal BBM itu aturannya kan sudah jelas, kami tinggal melaksanakan. Hanya saja, kami menolak kedatangan SPBU asing di DIY. Wong orang lokal masih mampu kalau mendirikan SPBU,” tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY

Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 15:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement