Advertisement
Penjualan AC Tumbuh, Polytron Terus Berinovasi
Advertisement
Penjualan AC terus tumbuh, sehingga Polytron terus berinovasi
Harianjogja.com, JAKARTA—Isu perlambatan ekonomi Indonesia tidak berpengaruh pada Polytron. Pertumbuhan permintaan Air Conditioner (AC) di Jabodetabek masih merajai penjualan AC Polytron.
Advertisement
Public Relations Polytron Shasa Eva Marisah mengungkapkan, Polytron mengalami pertumbuhan setiap tahun secara pasti meskipun lambat. Hal itu harus diimbangi dengan pelayanan produk yang prima. Untuk AC, setiap tahunnya, selalu ada peningkatan permintaan.
“Inilah yang menjadi pengantar PT Hartono Istana Teknologi dengan brand Polytron menciptakan AC yang cepat dingin dan hemat konsumsi listrik,” ujar dia, dalam rilisnya, Kamis (16/3/2016).
Polytron meluncurkan AC terbaru bernama Polytron Neuva Ice di Jakarta Theatre pada 1 Maret 2016. AC ini memiliki kelebihan pendinginan super cepat. Teknologi Fastest Cooling dipastikan mampu mencapai suhu 18 derajat Celcius dalam waktu tujuh menit.
Polytron mengusung produk dengan fitur energy saving dengan tingkat efisiensi yang tinggi. “Ini terbukti memiliki kemampuan hemat hingga 200 persen dibandingkan AC Low Watt merk lain,” papar dia.
Product Manager Home Appliances Albert Fleming mengungkapkan, Polytron mampu tumbuh 8% pada 2015 meskipun pasar AC di Indonesia sedang turun. Produk baru ini lebih mantap karena didukung distribusi Polytron yang mencakup seluruh wilayah Indonesia dengan 21 kantor cabang dan 65 kantor pelayanan servis.
“Polytron menargetkan pertumbuhan akan lebih besar dari 50 persen dan harapannya dapat meraih top 5 market share,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Jadwal lengkap KRL Jogja Solo Minggu 5 April 2026, tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




