Petani Muda Magelang Andalkan Teknologi, Pertanian Kian Menjanjikan
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Uang pecahan terbaru senilai Rp200.000 beredar dalam foto di media sosial
Harianjogja.com, JOGJA- Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto uang pecahan Rp200.000.
Sejumlah foto yang tidak jelas sumbernya menunjukkan uang tersebut berwarna paduan ungu, biru dan hijau. Tampak gambar pacuan kuda pada salah satu sisinya.
Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Hilman Tisnawan mengungkapkan informasi tersebut tidak benar. "Bohong ya," tulisnya, melalui media sosial Whattsap kepada Harianjogja.com.
Terkait informasi yangg beredar mengenai uang pecahan Rp200.000 tersebut Bank Indonesia melalui akun twitter @bank_indonesia menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.
BI menyatakan saat ini, uang Rupiah pecahan terbesar adalah Rp100.000. "Untuk tiap uang pecahan baru yg dikeluarkan, BI akan mengeluarkan pernyataan resmi di media massa & web http://bi.go.id ," tulis BI dalam twitnya.
Selanjutnya, masih melalui media sosial yang sama, BI mengimbau masyarakat yang ingin mengetahui informasi tentang uagn rupiah, bisa membuka situs resmi BI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Nilai tukar rupiah hari ini 7 Agustus 2026 diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.850-Rp17.950 per dolar AS di tengah penantian data penting.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
BRIN memperkenalkan tabung CNG bertekanan rendah kepada Presiden Prabowo yang diklaim berpotensi mengurangi impor LPG.
GTRA Kulon Progo mendorong konsolidasi lahan di Jangkaran dan Ngestiharjo untuk mempercepat kepastian hukum dan menyelesaikan sengketa tanah.
Anggota DPRD DIY Aslam Ridlo mengatakan kegiatan literasi dapat menjadi pintu masuk untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan anak.