Advertisement
Gadai Digital Tanpa Bunga, Mau?
Warga menunggu untuk bertransaksi di Kantor Pegadaian Cabang Senen, Jakarta, Kamis (15/6). - Antara/Akbar Nugroho Gumay
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--PT Pegadaian (Persero) meluncurkan Pegadaian Digital Service (PDS/Layanan Pegadaian Digital) dan Agen Pegadaian. Program gadai tanpa bunga ini diperuntukan masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mereka yang membutuhkan dana kecil, termasuk mahasiswa.
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso mengatakan peluncuran dua layanan baru itu menjadi cara bagi perusahaan untuk mendukung program inklusi keuangan. "Kami berharap program ini dapat memperluas basis nasabah kami hingga kalangan millennial, mahasiswa, dan buruh pabrik," katanya.
Advertisement
Sunarso menambahkan PDS dan Agen Pegadaian merupakan aplikasi yang dikembangkan perusahaan itu untuk memperluas jangkauan sekaligus mempermudah pelayanan kepada nasabah. "Dengan aplikasi ini diharapkan kami dapat meningkatkan jumlah nasabah yang dilayani dari 9,5 juta orang pada 2017 menjadi 11,5 juta nasabah pada 2018," katanya.
Perayaan HUT juga diwarnai dengan kegiatan Zumba Peduli, yaitu senam zumba yang diikuti pengukuran kalori yang dikeluarkan sekitar 6.000 peserta. Hasil pengukuran itu akan dikonversikan dalam jumlah uang yang dikonversikan dalam jumlah uang yang disumbangkan ke berbagai lembaga sosial di berbagai wilayah Indonesia. Total dana yang disiapkan sebanyak Rp2,5 miliar untuk disumbangkan di 59 lokasi, termasuk untuk membantu sarana dan prasaran sekolah bagi anak-anak pemulung di Bantang Gebang senilai Rp500 juta.
"Kami juga melakukan PKBL bertajuk Pegadaian Bersih-Bersih yang terdiri dari Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan sebagai bentuk kepedulian sosial Pegadaian kepada masyarakat," katanya.
Pada kesempatan yang sama hadir Menteri BUMN, Rini Soemarno, dan para direktur utama BUMN. Soemarno menyampaikan terima kasih pada BUMN gadai tersebut sehingga mampu mencatatkan pendapatan hingga Rp10,5 triliun tahun lalu dengan laba bersih Rp2,5 triliun. "Pegadaian telah melakukan transformasi digital. Saya mengucapkan terima kasih deviden Rp1 triliun lebih. Saya menekankan meski Kementerian BUMN baru ulang tahun ke-20 tetapi untuk BUMN sudah banyak yang berumur di atas 100 tahun," katanya.
Dia menekankan pentingnya untuk sinergi antar-BUMN agar bisa berbuat terbaik bagi bangsa sehingga ekonomi Indonesia makin baik hingga makmur dan sejahtera rakyatnya. "Tahun depan tidak ada lagi BUMN yang rugi dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




