Advertisement
3 Ajak Anak Muda Kembangkan Bakat Lewat Aksi Internet Pustaka Dunia
Head of Region Tri Jateng DIY, Vega Sumampouw menyerahkan perangkat Mifi dan Internet kepada Leharto, Kepala SMP PGRI Pakis Kabupaten Magelang, Selasa (3/4/2018). - Ist/Tri Jateng DIY
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Sebagai mobile lifestyle provider, Tri (3) berusaha mendengar sekaligus menginspirasi anak muda Indonesia terutama mereka yang berada di daerah kabupaten.
Melalui aksi Internet Pustaka Dunia, 3 mengajak anak muda untuk memanfaatkan internet untuk mewujudkan ide-ide dan menyalurkan bakat mereka.
Head of Region Tri DIY Jawa Tengah, Vega Sumampouw mengatakan aksi ini ditandai dengan memberikan akses internet mobile kepada para guru di 150 sekolah di daerah rural di Indonesia.
“Kekuatan internet dapat dimanfaatkan oleh para guru untuk memperkaya referensi dan menularkan inspirasi bagi para siswa,” ujar Vega dalam rilisnya, Rabu (4/4/2018).
Melalui kegiatan ini diharapkan para guru mendapatkan kemudahan dalam mengakses referensi dan pustakan dunia, sehingga nantinya dapat mereka tularkan kepada para murid. Kekayaan informasi dan referensi, para guru dapat mendorong daya saing para siswa agar siap berkompetisi dengan siswa di kota maupun negara lain.
Aksi Internet Pustaka Dunia telah dimulai sejak 13 Maret 2018 diawali di SMPN Tanjung Kramat Sambas, Kalimantan Barat, lalu lanjut ke Pelabuhan Ratu Jawa Barat, Pidi DI Aceh, Tondano Sulawesi Utara, Pandeglang Banten, Nguling Jawa Timur, Bone Sulawesi Selatan, dan seterusnya hingga mencapai 150 sekolah pada bulan Mei 2018 nanti.
Pada kegiatan itu, Tri menyerahkan paket mifi dan internet ke SMP PGRI Pakis yang berada di Pakis RT 1 RW 1 Dusun Pakis Kelurahan Pakis Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang. Acara penyerahan disertai dengan sesi berbagi pengetahun tentang pemanfaatan internet bagi siswa dan guru.
“Sangat penting untuk mengajarkan pemanfaatan internet sejak dini, karena melalui internet para siswa dapat mewujudkan ambisinya sesuai bakat dan minatnya, Sudah banyak terbukti para talenta muda yang sudah mempunyai nama besar di Indonesia lahir dari pemanfaatan internet yang sangat positif, bahkan mereka tidak melulu berasal dari kota besar,” ungkap Vega.
Vega menambahkan, hampir di seluruh sudut di Indonesia dapat ditemukan anak muda usia sekolah yang sudah familiar dengan internet, sehingga dibutuhkan kemudahan bagi para guru untuk tetap menjadi sumber inspirasi bagi mereka dan menjaga agar internet dimanfaatkan untuk hal positif.
Untuk itu Tri melalui langkah kecil ini berusaha memulai gerakan yang dapat menjadi awal gerakan lebih besar yang dilakukan semua pihak.
Dari sebanyak 150 sekolah yang disasar, di DIY dan Jawa Tengah, Tri membidik 12 sekolah. Vega mengatakan program Internet Pustaka Dunia dari Tri ini hanyalah sebagian kecil dari kepedulian pihak swasta untuk pengembangan generasi muda Indonesia.
“Kami berharap akan lebih banyak lagi pihak yang tergerak dan terlibat untuk turut mendukung ambisi anak muda Indonesia melalui internet,” imbuh Vega.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Tocantins Mengamuk di Maguwoharjo, PSS Sleman Pesta Gol Tanpa Ampun
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








