Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Ilustrasi daging ayam./JIBI
Harianjogja.com, CIREBON- Harga daging ayam terus melonjak naik memasuki bulan Ramadan. Harganya bahkan menembus lebih dari 40.000 per kilogram.
Harga daging ayam negeri/ras di Kota Cirebon, Jawa Barat pada hari pertama bulan suci Ramadan ini menembus Rp42.000 per kilogram, naik sekitar Rp12.000 dari hari biasanya.
Seorang pedagang ayam, Eka, di Cirebon, Kamis, mengatakan kira-kira sudah satu minggu sebelum Ramadhan harga sudah mulai merangkak naik, mulai dari Rp1.000 sampai saat ini kenaikan kisaran Rp12.000.
"Sekarang naik lagi, kemarin itu per kilogram Rp40.000, saat ini sudah Rp42.000," kata Eka Kamis (17/5/2018).
Kenaikan harga daging ayam, kata Eka, sudah menjadi tren terutama ketika memasuki hari-hari besar keagamaan, karena memang permintaan juga meningkat.
Menurutnya, untuk harga daging ayam hari biasa atau dalam kondisi normal dijual kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 dan permintaan juga biasa saja.
Salah satu ibu rumah tangga, Ayu mengatakan dengan adanya kenaikan harga ayam membuat dia mengurangi belanjaannya, kalau hari biasa dia membeli daging ayam satu kilogram. "Namun karena saat ini harga naik terpaksa saya kurangi menjadi setengah kilogram saja, agar bisa lebih menghemat pengeluaran," ujarnya.
Dia juga awalnya agak terkejut dengan kenaikan harga ayam yang terus merangkak naik. Padahal ayam bisa dikatakan sebagai kebutuhan sehari-hari.
Pada kesempatan lain Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Abdul Majid Ikram mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga terlalu tinggi, lebih baik memperbanyak omzet dagangan.
"Seharusnya pedagang itu pada bulan Ramadhan tidak mencari keuntungan selisih harga yang tinggi," kata Majid.
Menurutnya para pedagang pada bulan Ramadhan tidak perlu meningkatkan harga, karena ketika para pedagang terus menaikkan harga, maka masyarakat akan kesulitan membelinya.
BI mengimbau agar pedagang lebih baik memperbanyak omzet mereka atau barang dagangannya diperbanyak, mengingat konsumsi masyarakat selama Ramadhan juga naik.
"Yang dikejar oleh para pedagang seharusnya omzet yang diperbanyak dan keuntungan diperkecil," ujarnya pula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.