Advertisement
APJI Gelar Pameran Jasa Boga
Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono (tiga kanan) menerima kehadiran Ketua Umum DPD APJI DIY Lusi Emy Yuniningsih (dua kanan), Ketua Panitia Pameran Daryanto (tiga kiri) dan perwakilan APJI pada Senin (1/10). - Harian Jogja/Mediani Dyah Natalia
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—DPD Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) DIY akan menggelar pameran jasa boga di Royal Ambarrukmo Yogyakarta (RAY) 6-7 Oktober 2018. Dalam kesempatan tersebut, juga akan digelas musyawarah daerah (musda) APJI.
Ketua Umum DPD APJI DIY Lusi Emy Yuniningsih mengatakan APJI menyadari peran organisasi ini belum banyak dikenal luas. “Bukan hanya masyarakat, sesama pelaku jasa boga juga ada yang belum tahu dan bergabung. Sekarang kami baru memiliki 250 anggota, padahal jumlah pelaku jasa boga ribuan. Karena itu, kami menggelar acara ini,” katanya saat audiensi di Griya Harian Jogja, Senin (1/10).
Advertisement
Ketua Panitia Pameran Daryanto menyampaikan pada gelaran kali ini, tema yang dipilih ialah APJI Gumregah. Menurut dia, tema itu dipilih agar setiap pihak memiliki perhatian pada organisasi ini. “Apalagi APJI Jogja ini aset di DIY dan nasional sehingga keberadaan APJI ini perlu dapat semakin dikenal dan diketahui,” ujarnya.
Organisasi di bawah Dinas Pariwisata Jogja ini, kata dia, memiliki banyak tujuan yang dapat dilakukan bersama untuk membangun daerah ini. Apalagi efek yang ditimbulkan dari jasa boga relatif beragam dan luas.
BACA JUGA
“Acara ini terbuka untuk siapa saja, tidak dikenai biaya masuk. Selain ada pameran dan test food gratis, ada lomba masak, demo dll. Ada juga parade pertunjukkan makanan yang dihasilkan anggota APJI serta beragam acara hiburan,” ujar dia.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono menyampaikan Harian Jogja selalu terbuka untuk siapa saja. Perusahaan media yang hadir sejak 10 tahun lalu ini juga siap bekerja sama untuk menyukseskan acara yang dipersiapkan APJI ini. Apalagi, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga sebagai upaya menjaga warisan budaya berupa kuliner lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








