Advertisement
Wings Air Gaet Pasar Baru
District Area Manager Lion Air Jogja Jateng, Widi Wiyanti (empat kiri) dan Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro (memegang koran) saat audiensi ke kantor Harian Jogja, Jumat (11/1). - Harian Jogja/ Rheisnayu Cyntara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group mulai Jumat (11/1) membuka rute baru dari Jogja ke Majalengka. Pasar baru ini dianggap potensial sebab banyak generasi milenial yang menjadikan wilayah ini sebagai tujuan wisata baru. Di sisi lain Bandara Kertajati berada di tengah antara Bandung dan Jakarta, sehingga rute ini diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat Majalengka dan sekitarnya.
District Area Manager Lion Air Jogja Jateng, Widi Wiyanti mengatakan Wings Air akan terbang dengan frekuensi satu kali setiap Senin, Rabu dan Jumat dengan jadwal keberangkatan (schedule time departure/ STD) pada 12.20 WIB dari Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Jogja (JOG) bernomor IW-1407. Pesawat diperkirakan mendarat di Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat (KJT) pukul 13.30 WIB. Untuk penerbangan kembali, Wings Air akan mengudara dari Kertajati pukul 13.50 WIB dengan nomor IW-1406, kemudian waktu kedatangan di Yogyakarta dijadwalkan pada 15.00 WIB.
Advertisement
"Rute ini akan menggunakan pesawat turboprop tipe ATR 72-500 atau ATR 72-600 dengan kapasitas 72 kursi kelas ekonomi, ternyaman di kelasnya yang mampu menerbangi rute jarak pendek," katanya saat audiensi ke kantor Harian Jogja, Jumat.
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menuturkan pembukaan rute baru ini mempunyai banyak tujuan. Kehadiran akses jalur udara di koridor Pulau Jawa ini menjadi salah satu keseriusan Wings Air dalam menjembatani antarwilayah. Wings Air akan memberikan nilai lebih kepada travelers maupun business, karena waktu tempuh antardestinasi relatif singkat berkisar 60 menit.
Peluncuran rute Jogja menuju Kertajati mempunyai pertimbangan potensi pasar di kedua provinsi serta diikuti tingginya permintaan travelers yang mengharapkan tersedia penerbangan langsung, sehingga tercipta interkonektivitas antara Jawa Barat dan Jogja. Rute tersebut juga menjadi bagian
upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pengembangan pariwisata nasional, termasuk kunjungan wisatawan serta pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Karena membuka rute baru, Danang sadar betul Lion tengah membangun pasar yang sebelumnya belum ada sehingga load factor penerbangan juga blum terbentuk. Namun Danang memproyeksi tren pertumbuhan perjalanan udara Jogja dan Majalengka akan terus tumbuh sehingga berkontribusi positif bagi Wings Air untuk meningkatkan pengembangan bisnis, seperti penambahan jumlah frekuensi terbang ataupun pembukaan rute baru dari kota lainnya. "Kami optimistis karena bidikan pasar kami sudah jelas yakni sektor pendidikan dari para mahasiswa, pariwisata, dan juga bisnis," ujarnya.
Danang menambahkan Kertajati adalah destinasi ketiga di Jawa Barat yang diterbangi Wings Air setelah Bandung dan Tasikmalaya. Untuk penerbangan dari Jogja, saat ini Wings Air sudah melayani dengan tujuan Bandung. Dengan demikian, menempatkan Majalengka menjadi opsi terbaru yang akan melengkapi layanan perjalanan. Bagi masyarakat, wisatawan serta pebisnis yang berasal dari Majalengka dan sekitar, Jogja juga bisa menjadi alternatif baru sebagai kota transit untuk melanjutkan penerbangan ke berbagai kota bersama Lion Air Group (Lion Air dan Batik Air), yaitu Jakarta, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, Balikpapan, Palu, Denpasar, Lombok, Palembang, Padang serta kota-kota lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aturan Baru Valas Diperketat BI, Transaksi Besar Mulai Dibatasi
- Indonesia Cari Sumber Baru Impor Minyak Mentah
- Pertamina Sebut Amankan Pasokan Energi Sebelum Gejolak Timur Tengah
- Tiket Lebaran Masih Tersedia, 41.067 Penumpang Padati Daop 6 Jogja
- Konflik AS-Iran Ancam Harga Minyak, Tekan Fiskal Indonesia
Advertisement
Exit Tol Purwomartani Berhasil Kurangi Kepadatan Arus di Prambanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








