Ciptakan Semangat Kolaboratif Melalui Penanaman Mangrove
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Siswasiswi dari TK Palm Kids Yogyakarta mengikuti program Kids Educatrip at Mall di Jogja City Mall, Jumat (29/3/2019)./Ist-Jogja City Mall
Harianjogja.com, JOGJA—Siapa bilang belajar harus selalu serius di kelas? Belajar dengan cara yang santai sembari tertawa dapat dilakukan oleh anak-anak yang turut serta dalam program Educatrip yang diadakan oleh Jogja City Mall.
Kid’s Educatrip at Mall adalah sebuah program edukasi untuk anak-anak supaya dapat mengenal keamanan dasar saat berada di pusat perbelanjaan maupun tempat keramaian lainnya. Dalam Kids educatrip ini, anak-anak diberi pengetahuan dasar perihal keamanan saat berada di Jogja City Mall pada khususnya.
Pada Jumat (29/3/2019), siswa–siswi dari TK Palm Kids Yogyakarta mengikuti program ini. Sebanyak 90 siswa diberi edukasi perihal kebersihan, cara menggunakan lift, eskalator, dan travelator dengan benar di setiap lantai yang dimiliki oleh Jogja City Mall. Pengetahuan dasar seputar sistem keamanan yang dimiliki oleh Jogja City Mall, serta dikenalkan juga dengan tim operasional Jogja City Mall yang meliputi tim cleaning, parking, customer service, security, dan engineering yang semuanya memberikan materi dengan cara yang menyenangkan dan bersahabat. Dalam program educatrip ini, siswa-siswi Palm Kids Yogyakarta juga diberikan kesempatan untuk menjajal menjadi tim operasional Jogja City Mall setelah diberikan informasi alat yang digunakan.
Program ini adalah inisiatif dari Jogja City Mall setelah melihat beberapa kasus yang terjadi saat anak-anak datang ke tempat keramaian. Sebagai contoh, anak-anak yang masih polos hanya dapat menangis ketika berpisah dengan orangtua.
Oleh karena itu, lewat program Educatrip ini nantinya ketika anak-anak mengalami kejadian yang tidak diinginkan, anak-anak akan paham bagaimana menghadapi situasi tersebut. Misalnya saja ketika berpisah dengan orangtua, anak-anak akan tanggap untuk meminta bantuan kepada tim sekuriti dan dapat mendeteksi lewat seragam atau atribut yang dikenakan sehingga dapat meminimalkan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
Selain untuk mengenalkan dan mengedukasi anak-anak seputar informasi menggunakan alat, fasilitas, dan tim operasional, educatrip ini juga ditujukan untuk dapat membangun rasa percaya diri pada anak-anak saat berinteraksi dengan orang lain.
Untuk ke depannya, Jogja City Mall berkomitmen untuk membuka peluang kerjasama dengan pihak-pihak sekolah di Jogja maupun daerah lainnya untuk memberikan fasilitas moving class kepada para siswanya. Harapannya, kegiatan semacam ini dapat terus berkesinambungan dengan beragam kegiatan yang menarik untuk anak-anak.
Tak hanya kegiatan program Educatrip yang bersifat edukasi, Jogja City Mall juga berkomitmen untuk dapat mewadahi beragam minat dan bakat dari anak-anak dan remaja. Pada April dan Mei ini Jogja City Mall juga mewadahi minat dalam olahraga, musik, seni, dan tari dengan mengadakan kompetisi 3x3 Basket in The Mall, Drumband Competition, Art Exhibition, Music Festival, Dance Competition, bahkan dalam perayaan ulang tahunnya yang kelima pada Mei mendatang, Jogja City Mall akan menyiapkan event dan promo yang spektakuler.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.