Perbankan Pilih Teknologi AI untuk Cegah Kejahatan Fraud
Perbankan menilai artificial intelligence (AI) atau teknologi kecerdasan buatan dapat membantu lembaga keuangan mencegah risiko kejahatan fraud.
Aktivitas penerbangan pesawat udara di Sultan Hasanuddin International Airport Makassar (SHIAM), Sulawesi Selatan, Senin (18/2/2019)./Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA--Lion Air mengklaim telah mencapai prestasi yang baik untuk tingkat ketepatan waktu (on time performance/ OTP). Pada kuartal I/2019, Lion Air mengklaim OTP-nya mencapai 85,78% atau naik 32,7% dari perolehan pada periode yang sama pada 2018.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan OTP April 2019 sebesar 85,2% dengan total 12.300 penerbangan dari rata-rata 400-420 frekuensi terbang per hari, yang dilayani ke lebih dari 51 kota tujuan domestik dan internasional.
"OTP Kuartal I/2019, Lion Air mencatatkan 85,78% atau naik sekitar 32,7% dari perolehan 65,3% di 2018 dan 64,6% di 2017 pada periode yang sama, dengan rerata 49.200 total penerbangan," kata Danang dalam siaran pers, Senin (6/5/2019).
Data OTP merupakan hasil laporan Integrated Operation Control Center (IOCC) Lion Air Group secara bersamaan dan tepat waktu (real time). Penghitungan berdasarkan pergerakan pesawat saat keberangkatan (departure) dan kedatangan (arrival) dalam waktu kurang 15 menit dari jadwal yang ditentukan di bandar udara skala besar dan menengah.
Pencapaian OTP 85,78% pada kuartal I/ 2019 merupakan tantangan dan peluang Lion Air dalam mempertahankan kinerja serta mempersiapkan ke level ketepatan waktu operasional terbaik.
Lion Air turut menyampaikan apresiasi kepadatravelers atas kontribusi mendukung ketepatan waktu penerbangan, mulai dari proses pelaporan (check-in)hingga tiba di tujuan. Hal tersebut mampu menunjang kelancaran operasional.
Dalam langkah strategis mengenai tingkat ketepatan waktu, Lion Air senantiasa melaksanakan koordinasi dan komunikasi intensif yang mengikuti standar operasional prosedur (SOP) bersama pihak terkait. Operasi pesawat sesuai aturan dan petunjuk dari pabrik pembuat pesawat, termasuk pemeliharaan pesawat, pengecekan komponen, pelatihan SDM, mengikuti prosedur ketentuan regulator.
Lion Air mengoperasikan tipe pesawat, terdiri dari 66 Boeing 737-900ER, 38 Boeing 737-800NG, dan tiga Airbus 330-300. Untuk pengaturan mekanisme operasi pesawat, Lion Air mempunyai utilisasi 8-9 jam per hari, rata-rata enam pesawat menjalani perawatan berjadwal (schedule maintenance) serta rata-rata lima pesawat sebagai cadangan (stand by).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Perbankan menilai artificial intelligence (AI) atau teknologi kecerdasan buatan dapat membantu lembaga keuangan mencegah risiko kejahatan fraud.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.