Advertisement
Presiden Tunggu Inisiatif Menag untuk Pembuatan Aturan Zakat ASN
Presiden Jokowi menerima tanda terima penyerahan zakat. - Bisnis/Yodie Hardiyan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Aturan zakat untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) belum ada. Presiden Joko Widodo menanti inisiatif Menteri Agama untuk pembuatannya.
Pernyataan itu disampaikan oleh Jokowi di sela-sela acara penyerahan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/5/2019) yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara.
Advertisement
"Nanti Pak Menag, apakah sudah waktunya untuk dibuat Perpres bagi ASN. Klo dianggap sudah perlu ya dorong ke meja saya, tergantung Pak Menag," kata Jokowi di depan hadirin, termasuk Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kamis.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Baznas Bambang Sudibyo menyatakan menjadi sangat penting untuk memperbesar jumlah zakat yang berhasil dikumpulkan.
BACA JUGA
"Terkait dengan itu, dari informasi yang kami peroleh, bapak Menag telah menulis surat kepada bapak Presiden tentang permohonan inisiatif penyusunan peraturan presiden tentang zakat aparatur negara," kata Bambang.
Sebagai gambaran, wacana mengenai pembuatan Perpres Zakat ASN telah lama bergulir. Pembuatan perpres itu diharapkan dapat meningkatkan jumlah zakat yang dikumpulkan.
Bambang menyatakan potensi zakat di Indonesia mencapai Rp232 triliun pada 2018. Namun, zakat yang terkumpul hanya Rp8,1 triliun pada 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Bulog DIY Serap 24.111 Ton Gabah, Lampaui Target Februari
- Tiket Kereta Lebaran Daop 6 Jogja Tersedia 309 Ribu, Ini Daftarnya
- Trump Ancam Naikkan Tarif Impor Tanpa Persetujuan Kongres
- Impor 105.000 Pikap India Diprotes Buruh, Ini Alasannya
- OJK Tegaskan Influencer Keuangan Bisa Disanksi Jika Merugikan Publik
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026, UBS Rp3,099 Juta per Gram
Advertisement
Advertisement








