Pengguna Aplikasi AI Melesat Tajam
engguna teknologi kecerdasan buatan (AI) di dunia melesat tajam seiring dengan munculnya aplikasi baru berbasis AI.
Internet/Ilustrasi
Harianjogja.com, JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berniat melakukan ekspansi. Kini salah satu BUMN tersebut makin serius dalam menggarap bisnis internet ke rumah atau fiber to the home (FTTH).
Analis Kresna Sekuritas Etta Rusdiana Putra mengatakan strategi yang dilakukan PLN dalam berekspansi adalah dengan menawarkan tambah daya sekaligus layanan internet dan televisi berbayar kepada pelanggan.
Layanan internet tersebut berupa paket Stroomnet dan Stroommnet tv, bekerja sama dengan anak perusahaan PLN, PT Indonesia Comnet Plus (ICON+).
Etta berpendapat keseriusan PLN dalam menggarap bisnis FTTH akan menjadi tantangan bagi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Persero) yang juga memiliki layanan triple play, IndiHome.
“Kami berpendapat bahwa ICON + bisa menjadi pesaing kuat untuk menggeser IndiHome,” kata Etta beberapa waktu lalu.
Etta menambahkan dengan basis pelanggan PLN yang lebih besar dari Telkom, ICON+ memiliki potensi besar untuk menambah jumlah pelanggan mereka.
Per 2018 jumlah pelanggan PLN mencapai 71.1 juta pelanggan. Angka tersebut berpotensi untuk dihubungkan dengan layanan ICON+.
Di samping itu, kata Etta, dalam berekspansi ICON+ menawarkan potongan harga layanan, sehingga paket mereka lebih murah dibandingkan dengan IndiHome.
Untuk internet 20Mbps dengan TV, ICON+ menawarkan harga senilai Rp346.000 sementara itu, IndiHome senilai Rp420.000. Artinya harga layanan ICON+ 20% lebih murah dibandingkan dengan IndiHome.
Etta mengatakan ICON+ bisa menawarkan harga yang lebih murah karena ICON+ tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk belanja modal gelar jaringan. ICON+ memanfaatkan infrastruktur milik PLN untuk membangun akses internet. Mereka hanya menambah kabel serat optik.
“PLN memiliki keunggulan absolut, karena mereka memiliki dan mengoperasikan listrik yang paling luas dan terintegrasi jaringan distribusi di seluruh Indonesia, Siap digunakan untuk akses internet,” kata Etta.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) menargetkan pada tahun ini sebanyak 500.000 pelanggan akan melakukan tambah daya, salah satu strateginya dalam mendorong pelanggan tambah daya dengan menawarkan layanan Stroomnet dan Stroomnet tv milik ICON+.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
engguna teknologi kecerdasan buatan (AI) di dunia melesat tajam seiring dengan munculnya aplikasi baru berbasis AI.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Google meluncurkan Gemini 3.5 Flash di Google I/O 2026. Model AI baru ini lebih cepat, murah, dan fokus mendukung era AI agent.