Pemerintah Siapkan Stok Pangan Jelang Ramadan & Idulfitri

Pemerintah Siapkan Stok Pangan Jelang Ramadan & Idulfitri Bupati Bantul Suharsono bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Bantul, Jumat (11/5/2018). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
19 Februari 2020 06:22 WIB Newswire Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto hingga Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menghadiri rapat koordinasi di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian Jakarta, Senin (17/2). Dalam kesempatan tersebut, setiap instansi terkait membahas kesiapan dan kebijakan pangan pemerintah, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri. 

"Lebih banyak pembahasan ke persiapan kita terhadap segala kebutuhan pangan menghadapi peak season antara lain kebutuhan Ramadan dan Idulfitri yang akan datang," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Senin.

Syahrul menjelaskan pembahasan dalam rapat mencakup ketersediaan cabai dan bawang putih yang pada beberapa bulan terakhir ini harganya melambung tinggi sehingga diperlukan intervensi pemerintah.

Mentan menyebutkan saat ini stok bawang putih yang tersedia masih ada sekitar 80.000 ton. Kemudian, panen bawang putih pada Maret mencapai 30.000 ton sehingga total stok mencapai lebih dari 100.000 ton.

Stok ini dinilai cukup memenuhi konsumsi dalam negeri, mengingat kebutuhan bawang putih mencapai 45.000-47.000 ton per bulan. Namun demikian, Syahrul menilai tingginya harga bawang putih dipengaruhi isu Virus Corona di China yang membuat distributor khawatir akan menghambat impor bawang putih dari Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Tetapi kok ada lonjakan. Kami lihat ada panic buying. Ada kepanikan dengan kasus Virus Corona dan lain-lain. Oleh karena itu, langkah yang ada segera mengeluarkan rekomendasi yang dipercepat," kata Syahrul.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Perum Bulog Budi Waseso menjelaskan persiapan BUMN pangan tersebut dalam melakukan penyerapan gabah pada musim panen raya. "Planning kami untuk penyerapan, Mentan menyampaikan kemungkinan Maret-April. Kami siap saja untuk menyerap kalau sudah panen," kata Buwas.

Dalam kesempatan ini, rapat yang dipimpin oleh Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sumber : Antara