Advertisement
Ekspor Jogja pada Februari Turun 7,51%
Foto aerial pelabuhan peti kemas Koja di Jakarta. (25/12 - 2019). Bisnis / Himawan L Nugraha
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Selama Februari 2020, ekspor Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai US$35,7 juta [Rp586,1 miliar] atau turun 7,51% dibanding bulan sebelumnya. Sementara impor mencapai US$11,7 juta [Rp192,08 miliar] atau meningkat 28,57%.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Heru Margono mengatakan secara kumulatif, nilai ekspor Januari-Februari 2020 mencapai US$74,3 juta [Rp1,2 triliun] atau meningkat 8,47% dibanding periode yang sama 2019. "Ekspor terbesar dikirim ke Amerika Serikat yaitu US$11,6 juta [Rp190,4 miliar]. Disusul Jerman US$3,7 juta [Rp60,7 miliar] dan Jepang US$3,3 juta [Rp54,1 miliar]. Selama Januari 2020 kontribusi ketiganya mencapai 52,10 persen," kata dia, Minggu (5/4).
Advertisement
Ia menjelaskan pakaian jadi bukan rajutan (62); perabot; penerangan rumah (94) dan barang-barang rajutan (61) merupakan tiga kelompok komoditas dengan nilai ekspor tertinggi pada Februari 2020 masing-masing sebesar US$12,8 juta [Rp210,1 miliar]; US$4,7 juta [Rp77,1 miliar] dan US$3,4 juta [Rp55,8 miliar].
Sementara, nilai impor DIY pada Februari 2020 mencapai US$11,7 juta [Rp192,08 miliar] atau naik 28,57% dibanding Januari 2020. Secara kumulatif, nilai impor Januari-Februari 2020 mencapai US$20,8 juta [Rp341,48 miliar] atau naik 49,64% dibanding periode yang sama 2019.
"Negara pemasok barang impor terbesar selama Februari 2020 adalah Amerika Serikat dengan nilai US$7,1 juta [Rp116,5 miliar], Papua Nugini US$1,4 juta [Rp22,9 miliar] dan Taiwan US$0,6 juta [Rp9,8 miliar]," kata dia.
Lokomotif dan peralatan kereta api (86); kopi, teh, rempah (09) dan filamen buatan (54) merupakan tiga kelompok komoditas dengan nilai impor tertinggi pada Februari 2020 masing-masing sebesar US$7,1 juta [Rp116,5 miliar]; US$1,4 juta [Rp22,9 miliar] dan US$1 juta [Rp16,4 miliar].
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
Advertisement
Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Konsumsi BBM Naik 28 Persen, Pertamina Jamin Stok Aman Saat Lebaran
- Harga Minyak Naik Tekan Rupiah Mendekati Level Psikologis
- Inflasi DIY Maret 2026 Diprediksi Nyaris 1 Persen
- Update Harga Emas Hari Ini: Stabil di Rp2,26 Juta per Gram
- Investor Baru Jogja Tembus Ribuan dalam Sebulan
- Koperasi Desa Bakal Sediakan Kredit, Bunga Dipatok 6 Persen per Tahun
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Advertisement







