Facebook dan Paypal Tanamkan Investasi di Gojek

Facebook dan Paypal Tanamkan Investasi di Gojek Petugas posko menyemprotkan cairan disinfektan di kendaraan mitra Gojek di Posko Aman bersama Gojek di Kodim 0734/ Yogyakarta di Jalan AM. Sangaji, Jogja, Rabu (6/5)./ Harian Jogja - Desi Suryanto
04 Juni 2020 13:07 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Facebook dan Paypal resmi menjadi investor dalam penggalangan dana perseroan putaran terkini Gojek. Selain itu, di penggalangan dana putaran yang sama, Google dan Tencent juga kembali menambah investasi setelah kedua perusahaan itu menanamkan  investasi di Gojek pada penggalangan dana putaran sebelumnya.

Bergabungnya Facebook dan PayPal sebagai investor, menyusul Google dan Tencent, mendukung Gojek dalam misi mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara, dengan fokus pada layanan  pembayaran dan keuangan. 

Layanan pembayaran digital dari Gojek, yaitu Gopay, sejak lama berfokus untuk meningkatkan akses ekonomi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bergabungnya perusahaan-perusahaan teknologi global ini bersama Gojek akan membantu mempercepat misi tersebut, di tengah mayoritas UMKM di Asia Tenggara masih mengandalkan uang tunai dalam bertransaksi karena sebagian besar masyarakat belum memiliki layanan perbankan.

Arus pendanaan oleh Facebook, Paypal, Google, Tencent dan perusahaan-perusahaan global lainnya akan mendukung lebih banyak UMKM menuju digitalisasi, mulai dari usaha kecil dan menengah yang beroperasi di toko-toko pinggir jalan hingga bisnis berskala besar yang ingin memperkuat infrastruktur pembayaran digital mereka.

Sejak diluncurkan pada 2015, Gojek telah berhasil membantu ratusan ribu merchant untuk mendigitalisasi dan memberikan mereka akses kepada lebih dari 170 juta pengguna Gojek di seluruh Asia Tenggara. Layanan pembayaran digital Gojek memfasilitasi miliaran transaksi setiap tahun dan merupakan layanan dompet digital terbesar di Indonesia. Sebagian besar dari pencapaian ini adalah kontribusi dari Gofood, layanan antar makanan terbesar di Indonesia dan perluasan cakupan layanan Gopay di sektor lain di dalam maupun di luar ekosistem Gojek.

“Bergabungnya Facebook, Paypal, Google dan Tencent merupakan pengakuan di mana perusahaan teknologi paling inovatif di dunia melihat dampak positif Gojek terhadap Indonesia dan Asia Tenggara. Dengan bekerja sama, kami berkesempatan mencapai sesuatu yang betul-betul unik seiring dengan upaya kami mendukung lebih banyak digitalisasi di dunia usaha dan memastikan jutaan pelanggan mendapat manfaat dari ekonomi digital,” kata Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo, melalui siaran pers yang diterima Harianjogja.com, Kamis (4/6/2020).

Dukung UMKM

Kevin Aluwi yang juga Co-CEO Gojek menambahkan sejak berdiri, sepanjang perjalanannya Gojek selalu berkaitan dengan mendukung pertumbuhan UMKM dan ini selalu menjadi perhatian. “Sekarang, dengan sejumlah perusahaan teknologi terbaik di dunia sebagai mitra, kami percaya bahwa kami bisa tetap memberikan produk dan layanan berkelas dunia yang unik bagi seluruh pihak di ekosistem Gojek,” ucap Kevin.

Gojek adalah perusahaan Indonesia pertama yang menerima investasi dari Facebook, seiring dengan keinginan Facebook menciptakan peluang bagi dunia bisnis di Indonesia, termasuk melalui layanan instant messaging yang sudah digunakan secara luas yakni Whatsapp.

Chief Operating Officer Whatsapp, Matt Idema, mengatakan Gojek, Whatsapp, dan Facebook adalah layanan yang penting di Indonesia. “Melalui kerja sama, kami bisa membantu jutaan UMKM dan pelanggannya untuk bergabung di komunitas ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” ucap Matt.

Sementara itu terkait dengan investasi yang dilakukan Paypal, kedua pihak yakni Gojek dan Paypal menyepakati layanan pembayaran Paypal akan diintegrasikan ke Gojek. Kedua perusahaan ini akan berkolaborasi dan membuka akses bagi para pengguna Gopay ke jaringan Paypal yang terdiri dari 25 juta merchant di seluruh dunia.

Head of Corporate Development and Ventures for APAC, PayPal, Farhad Maleki mengatakan Asia Tenggara sedang berada di titik yang sangat krusial dalam proses adopsi digital yang dapat menciptakan kesempatan baru untuk memberikan layanan finansial kepada konsumen maupun penyedia layanan atau merchant yang selama ini belum terhubung ke layanan perbankan. “Kami sangat bersemangat dalam memasuki sebuah hubungan strategis dengan Gojek untuk memperluas akses dan memberikan pengalaman baru bagi para pengguna kami di pasar yang sangat dinamis ini dan di seluruh dunia,” ujar Farhad.