Advertisement
Ingin Bangun Bisnis di New Normal, Ini yang Harus Diperhatikan..
Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja dengan latar belakang gedung perkantoran di Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4/2020). Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi berupa mencabut perizinan kepada perusahaan yang tetap beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kecuali delapan sektor yang memang diizinkan. - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG – Kembali membangun bisnis merupakan tantangan bagi para pengusaha di era new normal atau kenormalan baru.
Pasalnya, hampir semua sektor usaha memperlihatkan ketidaksiapan dalam menanggapi dan mengelola perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Advertisement
Profesor Bidang People & Knowledge Management SBM ITB, Jann Hidajat mengatakan ada beberapa hal penting yang bisa dilakukan untuk kembali membangun bisnis.
Pertama adalah mengoptimalkan teknologi digital yang ada saat ini. Kedua adalah mengurangi kontak langsung dan mulai biasakan berkomunikasi secara daring.
“Kolaborasi juga perlu ditingkatkan untuk menciptakan jaringan yang lebih luas lagi,” ujar Jann, Sabtu (13/6/2020) di acara Webinar SBM ITB bertajuk Returning the Business in the New Normal.
Dosen Senior SBM ITB John Welly menambahkan hal penting lainnya yang bisa dilakukan untuk kembali membangun bisnis adalah memberikan perhatian khusus pada aspek kepemimpinan, manajemen krisis dan perubahan serta manajemen bakat.
Dia menjelaskan bahwa saat ini belum ada panduan yang berlaku untuk menghadapi era baru ini. Padahal, perusahaan terbiasa untuk belajar dari pengalaman sebelumnya ketika menghadapi suatu tantangan.
"Kini perusahaan mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya itu sudah tidak berlaku lagi. Perlu adanya kesiapan menyusun playbook sesuai dengan sektor perusahaan masing-masing,” ujar John.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Selasa 27 Januari 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Pegadaian Awal Pekan Stabil, Galeri24 dan UBS Tak Bergerak
- LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
- Indeks Persaingan Usaha Tunjukkan Tren Positif pada 2025
- Rupiah Menguat ke Rp16.782 Saat Uji Calon Deputi BI Berjalan
- Menkeu Siapkan Perluasan Bandwidth Coretax Jelang Puncak Lapor SPT
- Lonjakan Harga Emas Dorong Minat Investasi Warga DIY Awal 2026
Advertisement
Advertisement



