Advertisement

Wujudkan Lumbung Pangan, Jokowi Utus Prabowo Urus Singkong

Muhammad Khadafi
Rabu, 23 September 2020 - 20:07 WIB
Maya Herawati
Wujudkan Lumbung Pangan, Jokowi Utus Prabowo Urus Singkong Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto saat meninjau kawasan food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, awal Juli 2020. - Instagram/Prabowo

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA-Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapat tugas mengurus cadangan pangan singkong. Tugas ini menurut dia diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyokong Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam proyek food estate atau lumbung pangan di Kalimantan Tengah.

Dia mengatakan bahwa pada 2021 dia menargetkan luas area lahan singkong 30.000 hektare. Selanjutnya akan meningkat hingga mencapai 1,4 juta hektare pada 2025.

"Garis besarnya itu, bahan pangan untuk roti, nasi dari singkong dan juga mie. Indonesia konsumen mie kedua terbesar di dunia dan kita ingin menjamin bahwa kita tidak tergantung dari persediaan luar negeri,” kata Prabowo usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Rabu (23/9/2020).

Adapun, Presiden Jokowi sebelumnya menugaskan Menhan Prabowo Subianto untuk menjadi penanggung jawab dalam pembangunan food estate di Kalimantan Tengah.

Jokowi mengungkapkan alasan penunjukkan Prabowo ialah karena bidang pertahanan tak hanya mengurusi alutsista, tetapi juga ketahanan di bidang pangan. 

"Sudah disampaikan food estate itu berangkat dari peringatan FAO akan ada krisis pangan dunia sehingga perlu antisipasi cepat dengan membuat cadangan pangan strategis. Dan yang namanya pertahanan itu bukan hanya alutsista tapi juga ketahanan di bidang pangan," ujar Jokowi dalam pertemuan dengan media, Senin (13/7/2020).

Dengan keterlibatan Prabowo, Jokowi meyakini persoalan pangan di Indonesia akan lebih mudah diatasi.

"Jadi Pak Menhan menjadi leading sector karena memang kita ingin membangun cadangan strategis pangan, sehingga kalau nanti kekurangan beras ya tanam padi. Kurang jagung ya tanam jagung, bisa di situ," ungkap Jokowi.

Seperti diketahui, pemerintah menyiapkan pembangunan food estate di dua provinsi, yakni Kalimantan Tengah dan Sumatra Utara. Ada dua wilayah di Kalimantan Tengah, yakni kabupaten Pulang Pisau dan kabupaten Kapuas.

Hingga Papua

Advertisement

Selanjutnya, Presiden Jokowi memiliki rencana untuk memperluas pembangunan lumbung pangan atau food estate. Wilayah yang menjadi sasaran adalah Nusa Tenggara Timur, Sumatera Selatan, hingga Papua.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 165.000 hektare lahan potensial di Kalimantan Tengah yang diperuntukkan bagi pengembangan kawasan lumbung pangan nasional tersebut.

Food estate di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah yang tengah dibangun memiliki lahan potensial 20.704 hektare. Namun lahan yang dapat difungsikan per medio tahun ini, seluas 5.840 hektare.

Advertisement

Secara singkat, food estate merupakan proyek klaster untuk pengembangan sayuran, buah-buahan dan aneka tanaman pangan sebagai kebutuhan utama masyarakat Indonesia. Bahkan, Pemerintah juga akan membangun sarana produksi dan infrastruktur pertanian seperti embung dan irigasi.

Konsep pengembangan food estate meliputi diversifikasi pangan. Hal ini diharapkan mampu membantu provinsi sekitarnya untuk meningkatkan produksi tanaman pangan.

Catatan pemerintah, Kalimantan Tengah merupakan wilayah subur yang berhasil mengembangkan Padi Inbrida Varietas Unggul Baru INPARI-42 dan Padi Hibrida SUPADI. Selain padi, provinsi ini juga berhasil memproduksi jagung untuk kebutuhan nasional.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Jadwal Donor & Update Stok Darah di DIY Hari Ini

Jogja
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 10:37 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement