Vaksin Covid-19 dan Belanja Online Bikin Peluang Bisnis Logistik Besar

Vaksin Covid-19 dan Belanja Online Bikin Peluang Bisnis Logistik BesarIlustrasi jasa kurir - JIBI/Bisnis.com
23 November 2020 20:47 WIB Rinaldi Mohammad Azka Ekbis Share :

Hariajogja.com, JAKARTA - Pengusaha jasa kurir menilai distribusi vaksin Covid-19 yang mencapai 239 juta dosis menjadi peluang pada 2021 seiring dengan kenaikan aktivitas belanja online.

Ketua DPP Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Mohamad Feriadi menuturkan beberapa kalangan sudah mulai memunculkan bahwa pandemi akan berakhir awal 2022. Jadi pada 2021 ini harus mempersiapkan skenario bahwa pandemi belum berakhir.

"Memang pada 2021 diharapkan kehadiran vaksin akan mampu menetralisir pandemi. Namun kehadiran vaksin juga akan memicu berbagai hal yang mempengaruhi perubahan makro, salah satunya rencana distribusi, dan ini akan menjadi topik hangat pada 2021," ujarnya kepada JIBI, Senin (23/11/2020).

Di tengah dinamika tersebut, dari tren data yang ada Asperindo optimistis bahwa volume pengiriman akan meningkat sehingga para jasa kurir lebih berfokus bagaimana pelayanan prima kepada masyarakat selalu ditingkatkan lebih baik.

Hal ini termasuk mengenai kehadiran vaksin nantinya dibutuhkan manajemen logistik yang baik. "Kami mengimbau semua pihak menyiapkannya dengan baik," imbuhnya.

Dia juga melihat pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman utama pada 2021. Semakin lama pandemi terjadi, kondisinya akan semakin buruk. Pembatasan skala kecil, menengah dan besar dalam penyikapannya tetap saja menjadi tantangan bagi proses normalisasi perekonomian.

"Peluang utama dengan adanya tren dan perubahan di atas adalah e-Commerce is Now the Industry Leader. Diawali dengan kebiasaan baru kerja jarak jauh, e-commerce telah semakin masif terbukti sebagai industri masa depan," katanya.

Menurutnya, pandemi telah membuat pergeseran pasar menuju dagang-el telah dipercepat secara besar-besaran selama dan diprediksi setelah pandemi Covid-19.

Dia menjelaskan sulit untuk membuat orang mengubah kebiasaan, tetapi begitu berubah, orang tenggelam ke dalam cara baru dalam melakukan sesuatu dan itu menjadi normal baru. Adapun kunci suksesnya adalah pemanfaatan teknologi.

"Ada hal lain lagi, saat pandemi kemarin kita mempunyai pengalaman baru yaitu bagaimana pemerintah juga sangat membutuhkan dukungan jasa logistik handal dalam memerangi Covid-19. Kami melihat hal ini akan masih berlanjut. Kami bertekad tahun depan akan semakin memberikan dukungan kepada pemerintah untuk menyediakan jasa pengiriman yang handal," ujarnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia