Advertisement
Kementerian ESDM Geser Jadwal Operasi Pembangkit Listrik ke 2022
Petugas Area Pelaksana Pemeliharaan (APP) Cawang PT PLN (Persero) Transmisi Jawa Bagian Barat melakukan pemeriksaan rutin panel di Gardu Induk 150 KV Mampang Dua, Jakarta. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggeser sejumlah jadwal rencana operasi pembangkit listrik. Tujuannya untuk menghindari kelebihan suplai energi dalam negeri.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan bahwa PLN sudah melakukan negosiasi untuk menggeser sejumlah jadwal beoperasi atau commercial operation date (COD) pembangkit listrik untuk dua tahun.
Advertisement
Contohnya seperti jadwal operasi beberapa pembangkit listrik termasuk PLTU. Seharusnya pembangkit ini beroperasi pada 2020. Namun pemerintah menggeser jadwalnya menjadi tahun ini.
“Kurang lebih 7 GW, sedikit banyak membantu kondisi over supply di mana pada tahun kemarin kan sedang puncak-puncaknya [Covid-19] sehingga permintaan listrik rendah sekali,” katanya saat webinar transisi energi untuk menghentikan krisis energi, Selasa (23/11/2021).
Kemudian kata dia, jadwal operasi sejumlah pembangkit yang semula dijadwalkan tahun ini, digeser menjadi 2022. Total perubahan jadwal COD pembangkit ini mencapai 5,75 GW.
“Ada beberapa, tergantung negosiasinya. tergantung sponsornya juga dari pembangkit itu yang kebanyakan dari luar, ada yang bisa geser setahun, ada yang bilangan bulan. Tetapi intinya bisa dilakukan,” terangnya.
Di sisi lain kata dia, terdapat upaya negosiasi yang perlu dilakukan PLN seperti negosiasi ketentuan take or pay. Dia mengimbau PLN mengambil sikap agar tidak merugikan siapapun.
“Kita membuka ruang mendorong PLN negosiasi, selain tadi yang konstruksi digeser waktu selesainya untuk COD, yang existing pun kita negosiasi ketentuan take of pay nya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
Akses ke Pantai Lewat Jalan NgawenKarangmojo Rusak, Warga Mengeluh
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Impor 105.000 Pikap India Diprotes Buruh, Ini Alasannya
- OJK Tegaskan Influencer Keuangan Bisa Disanksi Jika Merugikan Publik
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026, UBS Rp3,099 Juta per Gram
- Harga Pangan Hari Ini Turun, Daging Sapi Rp137.867 per Kg
- Menaker Ingatkan Sanksi bagi Perusahaan yang Telat Bayar THR
- Arab Saudi Larang Impor Unggas Indonesia
Advertisement
Advertisement







